Warga Parung Panjang Blokir Jalan

BOGOR, kabar1.com – Warga Parung Panjang, Kabupaten Bogor kembali turun ke jalan, Senin (25/12/2017). Mereka menutup akses lalu lalang truk pengangkut hasil tambang yang selama ini dianggap menjadi biang keladi kerusakan jalan di wilayah tersebut.

Dimotor warga Jagabaya, ribuan warga melakukan aksi konvoi dengan mobil dan motor menuju Kantor Kecamatan Parung Panjang. Sesampainya disana, warga kemudian melakukan orasi menuntut tindakan nyata dari pemerintah terkait kerusakan jalan yang selama ini dianggap hanya angin lalu oleh instansi terkait.

Baca juga :  Polsek Citeureup Dalami Temuan Korban Dugaan Curas di Kawasan IPSC BNPT

Padahal, akibat kerusakan tersebut, warga mengaku tak hanya rugi secara materi tapi juga psikologis. Terlebih, akibat kerusakan jalan itu juga, tak sedikit warga yang harus meregang nyawa.

“Banyak hal negatif yang ditimbulkan. Tak hanya soal jalan rusak yang menjadi penyebab terkendalanya laju pembangunan dan ekonomi warga disini. Tapi, kerusakan itu juga menyebabkan beberapa hal, terutama penyakit Ispa hingga menjadi penyebab kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa,” Mulyanto, salah seorang warga kepada Kabar1.com.

Baca juga :  Demo Jokowi Berujung Penahanan Mahasiswa, Jangan Ulangi Rezim Orba

Sementara itu, usai melalukan orasi, mereka hanya ditemui oleh Kapolsek, Mantri Polisi dan Kepala Desa Parung Panjang karena camat sedang melaksanakan umroh sementara danramil sedang ada tugas di luar.

Baca juga :  Duit Palsu Rp6 Miliar Ditemukan di Kontrakan

Dari hasil mediasi tersebut, masyarakat menuntut Gubernur Jawa Barat datang ke Parung Panjang untuk membenahahi penyalahgunaan jalan provinsi.

“Perbaiki jalan dan buat jalan tambang untuk truck tronton yg selama ini melintasi jalan provinsi. Masyarakat akan menutup jalan dengan waktu tak terbatas sampai Gubernur datang ke Parung Panjang,” tandasnya.FUZ






Pos terkait