BOGOR, Kabar1.com – Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman mengakui pengerjaan betonisasi jalan Pulo Empang baru selesai, disebagian badan jalan mengalami keretakan itu dikarenakan lemahnya pengawasan.

“Terus terang fungsi pengawasan dinas teknis yang lemah, lantas juga konsultan pengawas dari pihak ketiga, biasanya ada. Saya khawatirkan justru disisa waktu tinggal 1,5 bulan ini apakah akan kekejar atau tidak,” ucap Usmar, Jumat (24/11/2017).

Ia kembali menegaskan, memang kolaborasi antara konsultan pengawas dan pengawas internal dari Dinas PUPR selaku satuan kerja yang lemah dalam pembangunan jalan tersebut.

Jika pengawasan betul, kata Usmar, pembangunan jalan yang selama ini diklaim proses kontruksi mengalami gangguan dan sebagainya berdampak pada mutu yang tidak maksimal itu bisa dihindari.

Untuk ini, Politisi Partai Demokrat ini berjanji akan melakukan evaluasi terhadap dinas terkait. Ia mengatakan, bahwa kedepannya fungsi pengawasan dalam setiap pembangunan harus lebih diperketat.

“Yah, evaluasi akan dilakukan, fungsi pengawasan harus ketat. Semua ini jadi pengalaman, PPK PPATK harus lebih ketat lagi.” tegas Usmar.

Diketahui, dalam portal LPSE milik Pemerintah Kota Bogor, proyek peningkatan struktur jalan Pulo Empang menelan dana sebesar Rp1,8 miliar yang bersumber dari APBD 2017. (HRS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Forkowas Menggelar Media Gathering 2019 di Alam Terbuka

SUKABUMI – Padepokan Abahzahri Sukabumi menjadi tempat berkumpulnya wartawan yang tergabung dalam…

Ridwan Kamil : Aplikasi PIKOBAR Untuk Pantau Covid 19 di Jabar

BANDUNG – Pemprop Jawa Barat luncurkan Aplikasi Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19…

Warga Rumpin Mendapatkan Pasokan Air Bersih

BOGOR, kabarsatu.com – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Rumpin mengirimkan bantuan kepada warga…

Kapolda Jabar Cek Kesiapan Operasi Ketupat Lodaya 2018

GARUT, www.kabar1.com – Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto berkunjung sekaligus…