Tunjukan Solidaritas, BEM seBogor Raya Berorasi di Tugu Kujang

BOGOR, kabar1.com – Puluhan mahasiswa dari aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seBogor melakukan Aksi Solidaritas di Tugu Kujang, Bogor Tengah Kota Bogor. Sekitar 50 mahasiswa yang terdiri dari IPB, STIE Dewantara, STEI Tazkia, Universitas Pakuan, Universitas Juanda, dan Politeknik AKA Bogor menyuarakan aspirasinya terkait penahanan mahasiswa pasca aksi pada Jumat (20/10/2017) lalu di Istana Negara, Jakarta.

Saat aksi unjuk rasa tersebut, sebanyak 14 mahasiswa ditangkap oleh pihak aparat kepolisian, 9 diantaranya adalah mahasiswa BEM seBogor, dimana 6 mahasiswa IPB, 1 mahasiswa Unpak, 1 mahasiswa Politeknik AKA Bogor, dan 1 mahasiswa STEI Tazkia.

Baca juga :  Kasus Penipuan Catut Nama Dansektor, Kini Masuk Proses Penyelidikan Kepolisian

Aksi solidaritas mahasiswa BEM seBogor ini diawali dengan longmarch dari depan Lippo Plaza sekira pukul 14.30 WIB menuju Tugu Kujang, dilanjutkan dengan menunaikan sholat Ashar sekitar jam 15.00 WIB.

Aksi pun dimulai kembali pada jam 15.45 dibawah guyuran hujan dengan rangkaian penyampaian orasi dan puisi. Aksi solidaritas juga dihiasi dengan aksi bungkam pada jam 17.30 WIB, dengan menutup mulut mereka sebagai bukti telah dibungkamnya suara mahasiswa.

Baca juga :  Targetkan Kenaikan Ekonomi Daerah, Ade Uu Rotasikan Pejabat

Koordinator BEM seBogor Muharam Jaya menuturkan, aksi solidaritas yang berlangsung hingga jam 18.00 WIB ini, merupakan bukti dukungan moril mahasiswa seBogor atas tindakan represif aparat terhadap mahasiswa pada aksi 3 tahun Jokowi-JK.

“Banyak korban jiwa yang berjatuhan mulai dari wajah memar, pingsan, dan kepala bocor. Sampai saat ini masih ada 2 mahasiswa yang ditahan di polda metro jaya yaitu Muh Ardi Sutrisbi (IPB) dan Ihsan Munawwar (STEI Sebi),” ujar Muharam Jaya disela sela aksi.

Dua orang lainnya lanjut Muharam, memenuhi panggilan polda metro jaya pada Kamis (26/10/2017) lalu diantaranya, Panji Laksono (Presma IPB) dan Wildan Wahyu Nugroho (Presma UNS). Dalam aksinya ini, Aliansi BEM seBogor menyampaikan pernyataan sikap :

  1. Mengecam tindakan represif aparat kepolisian
  2. Menuntut pembebasan 2 mahasiswa yang ditahan yaitu Ardi Sutrisbi (IPB) dan Ihsan Munawar SEBI) serta terbebas dari segala tuntutan hukum
  3. Mengecam pihak media yang menyudutkan aksi mahasiswa dan mengedepankan berita berita secara objektif.
  4. Mendesak Jokowi-JK untuk menemui dan memenuhi tuntutan mahasiswa. (FUZ)
Baca juga :  Kapolres Bogor Dampingi Revitest OPD Covid-19

 






Pos terkait