Teror Bom di Surabaya, Ini Kata Jokowi

Home / Hukum Kriminal / Peristiwa

Minggu, 13 Mei 2018 - 20:57 WIB

SURABAYA, kabar1.com  – Presiden Joko Widodo menyebut teror bom di 3 gereja di Surabaya sebagai aksi biadab. Jokowi menegaskan negara tidak akan tinggal diam untuk mengusut jaringan pelaku teroris. “Tindakan terorisme kali ini sungguh biadab dan di luar batas kemanusiaan,” kata Jokowi dalam jumpa pers di RS Bhayangkara, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5).

 

Berikut pernyataan lengkap Presiden Jokowi:

Hari ini telah terjadi aksi teror di 3 lokasi di Surabaya. Tindakan terorisme kali ini sungguh biadab dan di luar batas kemanusiaan yang menimbulkan korban anggota masyarakat, anggota kepolisian dan juga anak-anak yang tidak berdosa.

tbn

Termasuk pelaku yang menggunakan dua anak berumur kurang lebih 10 tahun yang digunakan juga untuk pelaku bom bunuh diri. Terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan tidak ada kaitannya dengan agama apa pun. Semua ajaran agama menolak terorisme apa pun alasannya.

Tak ada kata yang dapat menggambarkan betapa dalam rasa duka cita kita semuanya atas jatuhnya korban akibat serangan bom bunuh diri di Surabaya ini. Pagi tadi saya sudah memerintahkan kepada Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan saya perintahkan untuk membongkar jaringan itu sampai akar- akarnya.

Seluruh aparat tak akan membiarkan tindakan pengecut semacam ini dan mengajak semua anggota masyarakat untuk bersama-sama memerangi terorisme, memerangi radikalisme yang bertentangan dengan nilai-nilai agama nilai nilai luhur kita sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai Ketuhanan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebinekaan.

Saya juga mengimbau seluruh rakyat di seluruh pelosok tanah air agar semua tetap tenang, menjaga persatuan dan waspada. Hanya dengan upaya bersama seluruh bangsa terorisme dapat kita berantas kita harus bersatu melawan terorisme

Terakhir marilah kita berdoa kepada para korban yang meninggal dunia semoga mereka mendapatka tempat yang terbaik di sisi Allah SWT dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan. Korban-korban yang luka-luka mari kita doakan agar diberi kesembuhan dan negara, pemerintah menjamin semua biaya pengobatan dan perawatan para korban.

 

Presiden Jokowi mengunjungi TKP bom di gereja dan langsung membesuk para korban selamat di rumah sakit di Surabaya. Jokowi mendoakan semua korban lekas pulih dan semua biaya pengobatan ditanggung pemerintah “Semoga semua korban yang meninggal mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan dan keluarga korban mendapatkan keikhlasan,” kata Jokowi.

Baca juga :  Astagfirullah, Satu Keluarga Tewas Keracunan Asap Genset

“Untuk para korban luka-luka agar diberi kesembuhan dan pemerintah menjamin semua biayanya,” tambah Jokowi dalam konferensi pers di RS Bhayangkara, Surabaya, Minggu (13/5/2018). Jokowi memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan teroris tersebut. Ia juga meminta Polri membongkar semua jaringan teroris yang mengancam Indonesia.

Baca juga :  BPN Kota Bogor Diduga Terbitkan Sertifikat Ganda

Presiden pun meminta masyarakat untuk memerangi terorisme. “Saya mengajak semua anggota masyarakat untuk memerangi terorisme, memerangi radikalisme yang bertentangan dengan nilai-nilai ketuhanan dan kebhinekaan. Kita harus bersatu melawan terorisme,” kata Jokowi. “Semua ajaran agama menolak terorisme apapun alasannya,” tegasnya.

Baca juga :  Sempat Terhenti, Bus Trans Pakuan Cidangiang - Sentul City Kembali Operasi

Jokowi mengatakan aksi teror yang terjadi di Surabaya pagi tadi tidak ada kaitannya dengan agama apapun. Jokowi menuturkan aksi teror tersebut tidak dapat diterima apapun alasannya. “Terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan tidak ada kaitannya dengan agama apapun. Semua ajaran agama menolak terorisme apapun alasannya,” kata Jokowi.

Jokowi berbela sungkawa atas korban tewas dan luka akibat teror tersebut. Dia menuturkan telah meminta Kapolri mengusut kasus tersebut hingga tuntas. “Tadi pagi saya sudah perintahkan Kapolri mengusut tuntas jaringan pelaku dan saya perintahkan membongkar itu sampai ke akar-akarnya,” sebutnya.

Jokowi mengajak warga untuk bersatu melawan terorisme. Pihaknya menyebut aksi tersebut sebagai tindakan yang pengecut.”Negara tidak membiarkan tindakan pengecut,” terang Jokowi. Jokowi mengecam perilaku terorisme, dan ia mengajak seluruh warga Indonesia bersatu melawan terorisme.
“Saya mengajak semua anggota masyarakat untuk memerangi terorisme, memerangi radikalisme yang bertentangan dengan nilai-nilai ketuhanan dan kebhinekaan,” kata Jokowi lagi.FUZ*