Terdakwa Gladiator Divonis Masing Masing 2 Tahun Penjara

Home / Hukum Kriminal

Jumat, 3 November 2017 - 15:31 WIB

BOGOR, kabar1.com – Sidang putusan kasus pertarungan ala gladiator bomboman yang menewaskan siswa Hilarius Event Raharjo pada 29 Januari 2016 lalu, digelar di Pengadilan Negeri Kota Bogor, Kamis (02/11/2017).

Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Ana Yuliana, SH bersama hakim anggota Rikama Budiyantie, SH. Dan Siti Suryanti Hasanah SH. ini, mengahdirkan tiga terdakwa antara lain, HK (19) sebagai promotor atau perencana, BV (19) sebagai eksekutor dan MS (2O) sebagai wasit dalam pertarungan bomboman tersebut.

Baca juga :  Akhir Perjalanan Gembong Narkoba Jaringan Internasional Berakhir Ditangan Petugas BNN

Ketiga terdakwa masing-masing diganjar 2 tahun penjara. Vonis hakim ini lebih ringan 2 tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut mereka dengan tuntutan 4 tahun penjara.

YS. Parsiholan, SH., salah satu Kuasa Hukum terpidana BV mengatakan, pihaknya langsung memutuskan banding atas putusan hakim tersebut. Menurutnya, masih ada yang tidak termuat terkait fakta fakta hukum di persidangan.




tbn
Baca juga :  Perselisilhan PT Sumber Alfaria Trijaya dan Warga Berakhir Damai

“Kami sebagai kuasa hukum menyatakan langsung banding atas putusan tersebut, karena dari vonis hakim belum cukup untuk memberikan pertimbangan pertimbangan sebagaimana fakta yang ada dipersidangan,” ujar Parsilohan kepada sejumlah awak media.

Lebih lanjut, berdasarkan UU No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak, ada hal hal spesifik yang harus diikuti semua puhak. Salah satunya, dijelaskan Parsilohan, hakim harus mempertimbangkan hasil penelitian kemasyarakatan (Litmas) yang dilakukan Badan Pengawas Lapas (Bapas), yang menyebutkan bahwa para terpidana ini di rehabilitasi di panti sosial.

Baca juga :  Duh, Anak Kades Ini 'Sungguh Terlalu'

“Maka dari itu akan kita sampaikan nanti dalam memori banding,” tandasnya. (Bstn)