Home / Ekonomi / Pemerintahan / Teknologi

Selasa, 29 Oktober 2019 - 17:14 WIB

Tangsel Banten Masuki Era Fintech 4.0, Daerah Lain?

BANTEN, kabar1.com – Dinas Perindutrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel, Banten mulai menerapkan penarikan restribusi memalui penerapan pembayaran elektronik berbasis aplikasi itu merupakan salah satu realisasi yang diberi nama “Tangsel Pay”.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang Selatan, Maya Mardiana menjelaskan, aplikasi Tangsel Pay akan digunakan oleh pedagang yang membayaran restribusi pasar dan restribusi iuran.

“Selain mempermudah juga akuntabel bagi keuangan pemerintah daerah. Untuk aplikasinya itu Dinas Kominfo ya mengelolanya, kami dan para pedagang yang menggunakan aplikasi itu hanya sekedar user,” tuturnya.

Baca juga :  Tunggu Rupiah Stabil, Pemerintah Tunda Pembangunan Infratsuktur

Tangsel Banten Masuki Era Fintech 4.0, Daerah Lain?Maya menuturkan sebagai tahap awal, aplikasi ini diterapkan di Pasar Bintaro dengan total dihuni sekitar 150 pedagang yang berjualan di los dan kios. Untuk yang los, lanjutnya, melakukan pembayaran retribusi setiap harinya, sementara untuk pengguna kios, pembayaran retribusi dilakukan setiap bulan sekali.

Baca juga :  Herman : Pemkab Cianjur tetap bekerja secara optimal

“Total pemasukan anggaran yang diterima kas daerah dari Pasar bintaro, yakni sebesar 4 juta hingga 5 juta rupiah. Kedepannya, ditargetkan akan diterapkan di semua pasar tradisional di Kota Tangsel ini,” katanya.

Terkait kedepannya, Maya memaparkan, hasil evaluasi pelaksanaan pembayaran di Pasar Bintaro hingga akhir tahun ini dimungkinkan dapat menjadi bahan rujukan untuk kemudian diterapkan di pasar tradisional lainnya.

Baca juga :  Jalan Tajurhalang Dibiarkan Pemkab Rusak Parah

Untuk diketahui, Kota Tangerang Selatan terdapat enam pasar tradisional diantaranya Pasar Bintaro, Pasar Ciputat, Pasar Serpong, Pasar Pamulang, Pasar Jengkol serta Pasar Jombang dan taget pendapatan dari enam pasar tersebut setiap tahunnya senilai Rp1,3 Miliar.

“Pasar Serpong paling besar pemasukannya. Maka itu, layanan ini untuk bagian dari meningkatkan pendapatan. Meski kedepan akan dikelola oleh BUMD, tetapi pedagang sudah mengetahui cara pembayarannya,” tutupnya.

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Pemerintahan

Trantib Tajurhalang Bakal Tutup Galian Tanah Bomang

Pemerintahan

Herman : Pemkab Cianjur tetap bekerja secara optimal

Nasional

Satpas Daring Kedunghalang Berikan Kenyaman

Pemerintahan

Hari Jadi PDAM Tirta Kahuripan