Home / Kesehatan

Jumat, 27 Maret 2020 - 11:55 WIB

Tangani Pasien Covid-19, Kab Bogor Gunakan Gedung Diklat Kemendagri

istimewa

istimewa

BOGOR – Gedung Diklat Kemendagri yang berlokasi di Desa Kemang, Kabupaten Bogor dipinjamkan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menangani pasien korban Covid 19. Gedung diklat tersebut memiliki kapasitas penampung karantina Covis-19 sebanyak 160 tempat tidur.

Bupati Bogor, Ade Munawaroh Yasin pun mengungkapkan kegembiraannya usai meninjau fasilitas gedung itu, Kamis (26/3/2020).

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Bogor termasuk wilayah terdampak langsung penularan covid 19 yang mematikan itu. Banyak warga kabupaten Bogor, yang berbatasan langsung dengan Jakarta itu, masuk kategori ODP (Orang Dalam Pengawasan).

Jumlah ODP di Kabupaten Bogor diprediksi akan bertambah bila rapid test Covid -19 digelar. Karenanya fasilitas karantina atau gedung isolasi mutlak dibutuhkan. Dalam rangka itulah, Mendagri Tito memberikan bantuan penggunaan gedung diklat itu sebagai tempat isolasi Covid-19 bagi warga kabupaten Bogor.

Baca juga :  Miliki Gejala Virus Corona, Anggota DPRD Kab Bogor Diisolasi

“Pak Kaban, tolong dihaturkan terima kasih ke Pak Menteri, ‘setuju pisan’ dengan semua fasilitas diklat yang ada,” demikian bunyi percakapan whatsap Bupati Bogor Ade M Yasin ke Kepala Badan BPPSDM-Kemendagri, Teguh Setyadi usai menijau langsung kondisi fisik dan lokasi diklat tersebut, seperti disampaikan Staf Khusus Mendagri, Kastorius Sinaga di Jakarta.

Selanjutnya, untuk mengantisipasi kapasitas penuh warga ODP yang diisiolasi kelak, Bupati Ade memerintahkan jajarannya di dinas PUPR Kabupaten Bogor untuk memasang lebih banyak wastafel untuk keperluan cuci tangan dan pemasangan bilik sanitizer yang statis dan portable di dalam area gedung.

Baca juga :  Launching Persikabo, Ade Yasin : Sekarang Saya Disini Meneruskan

Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor juga akan dikerahkan untuk melengkapi alat kesehatan dan sarana prasarana lainnya yang mendukung penanganan Covid 19. Semua kamar dan tempat tidur di fasilitas gedung tampak tertata rapi dan bersih mirip hotel kelas bintang tiga.

Sekadar informasi, sebelumnya diklat Kemendagri di Bali juga telah dialih-fungsikan sebagai gedung isolasi bagi 205 ABK Kapal Pesiar asal Bali pada Minggu 22/03/2020. Gedung diklat Kemendagri yang di Bogor ini merupakan diklat yang ke dua yang dialihfungsikan sebagai fasilitas gedung karantina atau isolasi Covid 19.

Baca juga :  Sungai Citarum Jadi Perhatian Serius Memasuki Musim Kemarau

Kastorius mengatakan, penyiapan gedung diklat Kemendagri di seluruh Indoneisa untuk menjadi alternatif perawatan korban Covid 19 merupakan instruksi Presiden Jokowi ke Mendagri Tito dalam rangka penyediaan sarana untuk antisipasi lonjakan pasien Covid-19 sesuai protokol Kemenkes.

“Kemendagri memiliki gedung diklat di hampir semua propinsi di seluruh Indonesia dengan kapasitas kamar sebanyak 5036 kamar. Sementara kegiatan diklat di daerah ditangguhkan, gedung tersebut dialih-fungsikan sementara untuk penanggulangan Covid-19,” pungkas Kastorius. */FUZ

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Advertorial

BPJS Pastikan Tiga Kebijakan Baru Tak Kurangi Pelayanan masyarakat

Daerah

Apdesi: Jumlah Positif Rapid Test Tinggi, Pemdes Agar Optimal Cegah Covid-19

Sosok

Pandemi Covid-19 : Kisah Sang Dokter Sebagai Garda Terdepan Melawan Virus Corona
Penumpang Commuterline Ditest Swab

Kesehatan

Penumpang Commuterline Ditest Swab