Tanam Pohon Bersama, Menutup Program KKN Tematik Telkom University Dan UNAIR

Kamis, 19 Juli 2018 - 22:49 WIB

KAB BANDUNG, kabar1.com – Satgas Sektor 7 bekerjasama dengan Telkom University Bandung dan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya melaksanakan penanaman jenis pohon keras di bantaran sungai Citarum, desa Sukamukti, Kabupaten Bandung, Kamis, 19 Juli 2018.

 

 

Dansektor 7, Kol Kav Purwadi mengatakan bahwa, kegiatan ini sekaligus sebagai penutup rangkaian program KKN Tematik kedua perguruan tinggi tersebut yang berlansung selama dua minggu di DAS Citarum, wilayah Satgas Citarum Sektor 7.

 

 

“Ada 6 jenis pohon yang ditanam, diantaranya pohon flamboyan, belimbing wuluh, matoa, bacang belibus, dan durian. Masing-masing jenis terdiri dari 20 bibit pohon, jadi jumlah keseluruhan ada 120 bibit pohon yang ditanam,” terang Kol Kav Purwadi.

Baca juga :  Unhan, Lakukan Capacity Building ke Madrid Spanyol

 

 

“Pohon yang kita tanam sepanjang bantaran citarum meliputi 3 desa, diantaranya desa Sukamukti, Rancamanyar, dan Sangkan Hurip,” tambah Purwadi.

 

 

Selama ini, lanjut Purwadi, tingkat keberhasilan dari penanaman yang pernah dilakukan di beberapa desa sebelumnya, hasilnya cukup memuaskan, “kita sudah pengalaman, seperti di desa Pangauban dan daerah lain alhamdulillah 90 persen tanaman tumbuh. Karena seminggu sebelum dilakukan penanaman, tanah sudah kita siapkan dulu dengan penggemburan dan pemupukan,” jelas Dan Sektor 7.

 

 

Secara keseluruhan, kata Purwadi, dengan adanya KKN Tematik yang dilakukan kedua universitas, baik Universitas Telkom dan Universitas Airlangga, sebagai Satgas Sektor Citarum merasa banyak terbantu dengan kehadiran mahasiswa, banyak masukan yang diterima, terutama bidang teknologi dan aspek kesehatan untuk mendukung keberhasilan program Citarum harum.

Baca juga :  Kondisi Lingkungan Sekolah SDN Bantarkemang 6 Mengkhawatirkan

 

 

“Untuk teknologi ada yang menginisiasi tentang penjernihan air, penanggulangan limbah melalui penyaringan, pembuatan tempat pembuangan sementara (TPS), sementara aspek kesehatan melakukan pengobatan, pembelajaran sejak usia dini tentang lingkungan hidup melalui metode game dan sosialisasi secara langsung,” sebutnya.

 

 

 

 

Sementara, Dr Pratiwi Susilawati, Wakil dari lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Airlangga menyebutkan bahwa, pada KKN Tematik kali ini menerjunkan sebanyak 87 mahasiswa. Selama dua minggu berada di tengah-tengah masyarakat aliran sungai citarum, “salah satu prioritas persoalan yang mahasiswa temukan adalah kurangnya bak penampungan sampah di sepanjang aliran sungai. Untuk itu kami sudah buat bak penampungan di 7 titik bantaran sungai,” ujar Pratiwi.

Baca juga :  Wabup Lebak Baca Pusi Digelaran FSM 2018

 

 

Ditempat yang sama, Dr. Rina Pudjiastuti selaku Wakil Rektor 4 Telkom University berharap untuk KKN Tematik tahun berikutnya dapat menerapkan inovasi teknologi yang bersifat solusi bagi DAS Citarum. “Solusi-solusi teknologi tidak bisa diterapkan secara instan, semoga di tahun berikutnya apa yang sudah dirancang bisa diterapkan,” pungkas Rina Pujdiastuti.

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Gaya Hidup

Yayasan Al Kahfi Santuni Yatim, Janda Jompo dan Dhuafa

Komunitas

Cegah Dini Narkoba Kalangan Pelajar, Mendikbud dan BNN Saling Bersinergis

Daerah

Cegah Paham Radikalisme, MAN 5 Bogor Parung panjang Gelar Pengajian Bersama

Pendidikan

SDN Polpat Adakan Kompetisi Bola Basket Polpat Cup 2