Sungai Citarum Jadi Perhatian Serius Memasuki Musim Kemarau

BANDUNG, Kabar1.com – Menindaklanjuti program pemerintah pusat terkait revitalisasi sungai Citarum. Dansektor V, Kol. Inf. Dadang Rahadiansyah langsung bentuk satgas sektor V Citarum Harum. Adapu proses rekruitmennya pun langsung melibatkan anggota Siliwanginya.

Kol. Inf. Dadang berasalan pembentukan satgasnya itu agar pelaksanaan realisasi program yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo dengan durasi waktu hingga 7 tahun.

“Kini tinggal 6 Tahun lagi, disusul dengan Deklarasi Luxury pertanggal 3 Mei lalu oleh Kemenko Maritim (Luhut Binsar Panjaitan). Komitmen itu, para pabrik diberi waktu 3 bulan untuk memperbaiki IPAL pabrik,” tuturnya.

Baca juga :  Warga Puncak Bungah Tolak Kandang Ayam

Limbah pabrik yang kini masih berdampak pada bantaran sungai bahwa masih mengandung racun dari limbah pabrik tersebut meresap meracuni kandungan tanaman yang tumbuh dibantaran sungai serta habitat makhluk hidup di aliran sungai tersebut.

“Sehingga diukur dengan medis kedokteran umur yang mengkonsumsi produk seputar citarum tidak akan mencapai usia 60 Tahun,” kata Dadang.

<!–nextpage–>Dadang juga menegaskan agar setiap anggota satgas Sektor V citarum harum harus mengerti dan peduli terkait dampak negatif yang ditimbulkan limbah pabrik ini.

Baca juga :  Hanya 210 Kasus DBD, Sekdinkes Kabupaten Cianjur Klaim 2018 Menurun

“Pasukan harus betul-betul teliti dan serius menangani tugas ini. Sekarang, subsektor II membenahi bantaran sungai dengan meratakan agregat tanah menggunakan Becho supaya teratur tidak berumpak umpak. Lahan itu harus bisa dimanfaatkan warga setelah steril,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan tugasnya, satgas sektor v mendapat amanah penugasan berbeda, seperti subsektor II yang melaksanakan giat sosialisasi terhadap warga.

Sosialisasi berkaitan tentang pentingnya hidup bersih demi kesehatan yang panjang dan bisa ada kepedulian terhadap kebersihan bantaran dan sungai Citarum.

Baca juga :  Repdem Sukses Punguti Ratusan Kilo Sampah Plastik Puncak

Melanjutkan Subsektor I yang melaksanakan giat pemeliharaan bibit tanaman supaya tetap subur dan bisa ditanam ketika musim hujan tiba di Desa Sumbersari.

Sedangkan subsektor IV melaksanakan karya bakti bersama KKN Mahasiswa di bantaran sungai Kp. Ceuri Desa Mekar Sari, anggota subsektor IV lainnya melaksanakan sosialisasi di tiga sekolahan yang ada di Desa Mekarsari dan subsektor III melaksanakan pembuatan tong sampah di Desa Langen Sari untuk memfasilitasi pelaksaan kebersihan lingkungan.ACP