Sudrajat-Syaikhu, Demokrat-Golkar Siapkan Duo Dedy

22
ilustrasi

BOGOR, kabar1.com – Hasrat politik mulai menggema di Jawa Barat. Sejumlah partai pun mulai membuka diri menjagokan jargonnya masing-masing. Nama-nama semisal, Ridwan Kamil, Deddy Mizwar, Dedy Mulyadi hingga Mayjend Sudrajat dan Ahmad Syaikhu pun bermunculan.

Info terbaru yang diperoleh kabar1.com, Gerindra, PKS, dan PAN mengumumkan pengusungan cagub cawagub di lima provinsi. Di Jawa Barat, tiga parpol itu bersepakat mengusung pasangan Mayjen (Purn) Sudrajat dan Ahmad Syaikhu.
“Di Jawa Barat, Gerindra, PKS, dan PAN sepakat mengusung Mayjen (Purn) Sudrajat dan Ahmad Syaikhu,” kata Presiden PKS di kantor PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (27/12/2017).

Pengumuman ini dihadiri oleh Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Perwakilan PAN tak hadir. Namun, kata Sohibul, sudah ada persetujuan dari PAN soal calon-calon yang diumumkan. Rachmawati juga hadir dalam acara pengumuman itu. “Pak Zul tak bisa hadir, sedang di luar kota, baru akan kembali nanti malam,” ujar Sohibul.

Sementara itu, di kubu lain, Partai Demokrat dan Golkar resmi berkoalisi dan mengusung Dedi Mulyadi dan Deddy Mizwar di Pilgub Jabar. Namun, penentuan siapa Cagub dan Cawagub akan diumumkan saat pendaftaran KPU.

Dedi Mulyadi mengatakan, penentuan cagub dan cawagub masih akan dibahas.”Pokoknya cagubnya DM cawagubnya DM,” ujar Dedi Mulyadi sambil tertawa saat ditemui di kawasan Pasteur, Kota Bandung, Rabu (27/12/2017).

Dedi Mulyadi mengaku sudah punya chemistry dengan Deddy Mizwar. Itu dibuktikan dengan cepatnya keputusan yang diambil kedua belah pihak. Ia berharap, dengan chemistry yang sudah terbangun, akan memudahkan keputusan penentuan cagub cawagub.

“Kami (Dedi Mulyadi-Deddy Mizwar) sudah seperti Rama dan Sinta, Romeo dan Juliet, langit dan bumi, air dan tanah,” terangnya.

Selain itu, Dedi Mulyadi meyakini bahwa cagub dan cawagub punya peran yang sama dalam membangun Jabar. Artinya, seorang gubernur tidak berarti lebih superior dari wakil gubernur.

“Siapapun cagub atau cawagubnya tetap DM. Kan dua-duanya bekerja bersama-sama membangun Jabar,” imbuhnya.

Dedi menuturkan bersama Deddy Mizwar siap mendaftarkan diri ke KPU pada tanggal 9 Januari 2018, setelah pendaftaran Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat dibuka.

Di tempat yang sama, Ketua DPD Demokrat Jabar, Irfan Suryanegara pun tak terlalu memusingkan siapa yang akan menjadi cagub dan wagubnya. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa diumumkan. Saya harap pasangan DM ini bisa menjadi pilihan baru untuk masyarakat Jabar dan membawa Jabar ke arah yang lebih baik lagi,” pungkasnya.FUZ*

Komentar anda