Spesialis Maling Minimarket Ditangkap Polres Bogor

BOGOR, kabarsatu.com – Empat perampok spesialis minimarket ditangkap Unit Reserse Polres Bogor. Kawanan ini tak jarang berlaku kasar untuk memudahkan aksinya. Mereka ditangkap pada hari Minggu 24 September 2017 di rumah kontrakan daerah Cikarang Bekasi.
Mereka adalah A alias S, warga Cikarang yang berperan sebagai pelaku utama, D warga Bekasi, S dan MAA.

“Para pelaku saat itu sedang berkumpul, kemudian pada saat pengembangan terhadap barang bukti lainnya terjadi perlawanan dari 1 (satu) orang pelaku terhadap petugas sehingga dilumpuhkan dengan tembakan di daerah kaki,” kata AKP Bimantoro Kurniawan Kasat Reskrim Polres Bogor.

Baca juga :  Angka Pelanggaran Lalin Turun, Tingkat Kesadaran Masyarakat di Tengah Pandemi Meningkat

Kasat Reskrim juga mengatakan, para pelaku ini diancam PasalĀ  365 KUHP dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun pencurian yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pencurian itu, atau bila tertangkap tangan, untuk memungkinkan diri sendiri atau peserta lainnya untuk melarikan diri, atau untuk tetap menguasai barang yang dicuri.

Baca juga :  Dua Remaja Pembobol Mini Market Dibekuk Warga

“TKPnya di sebuah minimarket di Jalan Mercedes Baru RT02/RW 03 Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Saat itu para pelaku berjumlah 4 (empat) orang mendatangi minimarket menggunakan sepeda motor pada dini hari sekitar pukul 04.00 WIB memanfaatkan situasi yang sepi, kemudian masuk langsung menodongkan pistol dan celurit ke arah kasir dan karyawan minimarket,” paparnya.

Baca juga :  Kunjungi Selandia Baru, Kepala BNN RI Akui Peredaran Narkoba Makin Kompleks

Selanjutnya, kata Kasat, pelaku meminta kunci brangkas, kemudian pelaku mengambil uang dan benda berharga lainnya, para pegawai minimarket di ikat dan di kurung di ruang brangkas.
“Adapun kerugian dari aksi tsb uang tunai sebesar Rp.70 juta dan hp xiomi-samsung nilainya 8 juta. Berdasarkan pengakuan para tersangka sudah melakukan aksinya sebanyak 2 kali di Bogor dan 1 kali di karawang,” paparnya, (YAS).