Seorang Kakek 60 Tahun Cabuli 3 Bocah Ingusan

Home / Hukum Kriminal / Peristiwa

Jumat, 24 November 2017 - 15:48 WIB

BOGOR, kabar1.com – RA alias Kakek (60) pelaku tindak pidana pencabulan terhadap 3 orang anak di bawah umur, dibekuk jajaran Satreskrim Polresta Bogor Kota belum lama ini.

Penangkapan tersangka dilakukan atas dasar Laporan Polisi Nomor : LP/983/XI/2017/JABAR/POLRESTA BOGOR KOTA, tanggal 17 Nopember 2017 yang menyebutkan telah terjadi tindak pidana yang dilakukan tersangka terhadap korban masing masing (nama samaran) Bunga (7), Mawar (8) dan Melati (5) di hari yang berbeda.

Saat dikonfirmasi, Kasubag Humas Polresta Bogor Kota, AKP Syarif Hidayat membenarkan bahwa jajaran Satreskrim Polresta Bogor Kota telah menangkap tersangka RA alias Kakek di kawasan Jl. Neglasari II Rt. 004/ Rw. 001 Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor pada 21 November 2017 lalu.

Baca juga :  Sebut Tadarusan Seperti Karoke, Warga Perancis Minta Maaf

“Atas dasar laporan dari saudari MA, petugas langsung melakukan penyelidikan terhadap terlapor. Dan akhirnya petugas menangkap tersangka tanpa ada perlawanan,” ungkap Syarif kepada kabar1.com Jumat (24/11/2017).

tbn

Dijelaskan Syarif, kepada penyidik tersangka mengaku perbuatan bejatnya tersebut dilajukan dengan cara memasukan salah satu jari tersangka ke kemaluan ketiga korbannya. Bahkan tersangka juga menggesek-gesekan kemaluannya diluar celana ketiga korban.

Baca juga :  6 Wanita di Cianjur Terjaring Perda Pelacuran

“Kepada korban Bunga dilakukan tersangka pada 30 Oktober 2017. Kemudian hari berikutnya 31 Oktober 2017, dilakukan terhadap korban bernama Mawar. Sedangkan kepada korban bernama Melati dilakukan pada pertengahan tahun 2017 setelah bulan puasa,” jelasnya.

Atas perbuatan bejatnya, tersangka kini meringkuk di ruang tahanan Mapolresta Bogor Kota guna penyidukan lebih lanjut oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Baca juga :  Resahkan Masyarakat Ormas Badak Banten Ancam Geruduk Matel

Tersangka terancam pasal 76E jo 82 ayat (1) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun penjara dan denda paling banyak Rp 5.000.000.000,00 (lima milyar rupiah). (BSTN)