Sempat Terhenti, Bus Trans Pakuan Cidangiang – Sentul City Kembali Operasi

BOGOR, Kabar1.com – Sempat tak terlihat berbulan-bulan, bus Trans Pakuan yang melayani rute Cidangiang – Sentul City kembali dioperasikan. Wali Kota Bogor Bima Arya secara resmi meluncurkan moda transportasi massal tersebut di Shelter Bus Trans Pakuan Cidangiang, Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu (22/11/2017) pagi.

Ada empat armada bus Trans Pakuan yang mulai beroperasi mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB dengan harga tiket Rp10.000. Keempat armada tersebut akan bergerak terus, jarak pemberangkatan antar armada sekitar 15 sampai 20 menit.

Bima menyampaikan secara tegas tidak ada yang bisa menghentikan langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk berjuang menata transportasi kota, memperbaiki sarana transportasi publik untuk memberikan kenyamanan kepada warga. “Apapun yang terjadi dan apapun kendala yang dihadapi, Insya Allah ikhtiar kita jalan terus,” ujarnya.

Ia menyadari saat ini masih ada dua pekerjaan rumah yang dihadapi Pemkot Bogor dalam menata dan memperbaiki transportasi di Kota Bogor. Pertama, konversi angkot menuju bus Trans Pakuan. Kata Bima, walaupun anggaran subsidi belum dapat dikucurkan namun diyakini awal tahun konversi angkot menuju bus akan berjalan. “Kita siapkan infrastrukturnya”.

Baca juga :  Ditilang Polisi Pemilik Motor Ini Kabur Bawa Lari Kunci Kontak

Dikatakan, tertundanya subsidi akan memberikan dampak terhadap konsep yang lebih matang, infrastruktur, shelter dan jalur lebih siap, aspek sosial lebih matang, serta dilengkapi dengan landasan hukum yang lebih kuat. “Jadi tahun 2019 kita akan menyaksikan wajah kota Bogor yang benar-benar berubah,” imbuhnya.

Sementara pekerjaan rumah kedua, lanjut Bima, adalah penyehatan Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT). “Apapun yang terjadi kita akan jalan terus kedepan, perbaiki setahap demi setahap dan kita perbaiki kembali PDJT,” ungkap dia.

Menurutnya, launching ini hanyalah langkah awal dan ia meminta seluruh keluarga besar PDJT untuk fatsun dan mengikuti kebijakan Pemkot Bogor yang dijalankan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Rakhmawati selaku Plt. Dirut PDJT.

Baca juga :  Wadduh... Puncak Bogor Longsor Lagi!

“Semua tetap menjaga kesolidan dan kekompakan”. Bima meyakini jika semuanya berjalan lancar akan mampu membayar semua kewajiban yang tertunda atas hak-hak karyawan PDJT yang selama ini telah lama menunggu.

Pada kesempatan ini, Kepala Dishub Kota Bogor Rakhmawati menyebut, bahw saat ini ada 4 armada yang dioperasikan dan bisa bertambah sesuai dengan kebutuhan pasar.

“Awalnya saya menargetkan semua ini sudah berjalan diawal Oktober atau November, namun masih adanya kendala di administrasi dan harus menjalin koordinasi dengan kabupaten Bogor, akhirnya baru bisa dilaunching hari ini,” katanya.

Dijelaskan Rakhmawati, armada Bus Trans Pakuan Cidangiang – Sentul City dalam sekali jalan mampu menampung 40 penumpang, dengan rincian duduk 16 – 20 penumpang dan 20 untuk yang berdiri.

Baca juga :  Dinilai Tidak Akurat, Pemerintah Beralih ke PCR

Armada ini juga, sambung dia, merupakan armada lama yang di re-branding kembali. Namun begitu, ia menjamin kelayakan armada, bahkan fasilitasnya sudah diperbaiki sehingga akan memberikan kenyamanan bagi para penumpang.

Direktur PO Sinar Jaya Tedi Rusli yang secara sukarela merenovasi armada Bus Trans Pakuan rute Cidangiang – Sentul City menyampaikan bahwa hal ini merupakan kontribusi nyata Sinar Jaya dalam membantu program penataan sarana transportasi di kota Bogor.

Dikesempatan ini hadir Dandim 0606 Letkol Arm Doddy Suhadiman, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, Dandenpom III/1 Bogor Letkol CPM Indra Jaya, Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, Ketua Organda Kota Bogor Moch Ischak, Kepala Satpol PP Kota Bogor Herry Karnadi, perwakilan Bogor Sahabat (Bobats), perwakilan BJB Cabang Bogor, Sentul City dan Kepala Dishub Kabupaten Bogor Eddy Wardani. (HRS)