Sejumlah Wilayah Terapkan Local Lockdown

Sejumlah Wilayah Terapkan Local Lockdown 1
istimewa

JAKARTA – Kendati Pemerintah Pusat belum mengambil kebijakan lockdown, namun beberapa daerah mulai menetapkan kebijakan karantina lokal untuk mencegah penyebaran virus corona.

Dilansir CNN Indonesia ada beberapa daerah yang telah menetapkan kebijakan lockdown. Salah satunya, Solo. Kampung halaman Presiden RI, Joko Widodo ini telah menjadikan kasus penyebaran corona sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Bentuk lockdown-nya di antaranya adalah meliburkan sekolah selama 14 hari, penundaan gelaran acara dengan massa bessar, pembatalan car free day, penutupan destinasi pariwisata.

Langkah serupa juga dilakukan Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor. Yang masuk dalam zona merah penyebaran corona di Jawa Barat. Kemudian disusul, Bali, yang mengeluarkan surat imbauan kepada warganya untuk menetap di rumah masing-masing selama sehari setelah perayaan Hari Raya Nyepi.

Dalam surat bernomor 45/satgascovid19/iii/2020 bertanggal 23 Maret 2020, Gubernur Bali I Wayan Koster mempertimbangkan kasus penularan corona yang semakin meningkat di Pulau Dewata. Pecalang pun melakukan pemblokiran jalan-jalan akses ke sejumlah kota, seperti Denpasar.

Wilayah lainnya adalah, Tegal. Berbeda dari kota lainnya, Pemerintah Kota Tegal menerapkan karantina total di wilayahnya atau full local lockdown mulai 30 Maret menyusul salah seorang warganya positif terinfeksi Virus Corona.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyebut kebijakan ini membuat seluruh perbatasan keluar-masuk kota ini akan ditutup selama empat bulan sejak 30 Maret 2020. Beberapa akses masuk ke kota Tegal akan ditutup menggunakan water barrier. Namun, jalan provinsi dan jalan nasional masih akan dibuka.

“Diharapkan masyarakat memahami. Saya pribadi dilematis, bahkan kalau saya harus bisa memilih, lebih baik saya dibenci, daripada maut menjemput mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan akses orang dan penumpang dari laut dan udara ditutup sementara untuk menekan penyebaran Virus Corona. Hal itu dikecualikan bagi angkutan barang dan bahan makanan.

Selain itu, Status Siaga Darurat sudah ditetapkan di Papua mulai 17 Maret hingga 17 April. Kebijakan itu menyusul warga Papua yang terinfeksi Covid-19 per Kamis (26/3/2020) mencapai 7 orang.

Senada, Gubernur Maluku Murad Ismail menyatakan akan menutup jalur penerbangan dan pelayaran selama 14 hari. Itu tertuang dalam surat keputusan Gubernur nomor 148 tahun 2020 tentang Penetapan Status Darurat Bencana Non Alam Virus Corona (Covid-19).

Status yang berlaku, per Minggu (22/3/2020), itu ditetapkan usai warga Bekasi, Jawa Barat, menjadi pasien positif Corona pertama di Maluku.

Murad mengaku penutupan sementara jalur transportasi laut dan udara tak mengganggu perekonomian di Maluku. Stok kebutuhan pokok selama lima bulan ke depan cukup untuk memenuhi kebutuhan warga di tengah wabah virus corona.

Selain ada daerah yang menerapkan kebijakan orang asing masuk untuk mengurangi penyebaran corona. Pemerintah Aceh misalnya yang sema sekali melarang warga negara asing masuk meski anak buah kapal yang bersandar atau kru pesawat yang transit di bandara.

Sedangkan, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggar Timur melarang orang dari luar NTT atau warga negara asing masuk. Jika terpaksa atau karena sesuatu hal mendesak, maka mereka akan orang luar NTT akan dikarantina di tempat khusus selama minimal 14 hari.

Sekedar diketahui, per Kamis (26/3/2020), jumlah kasus Covid-19 di Maluku terdiri dari Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 98 orang dan empat Pasien Dalam Pengawasan (PDP), serta satu positif Corona. */FUZ

Pos terkait