Satu Rasa, Satu Asa ala Paguyuban Aing Sunda

satu-rasa-satu-asa-ala-paguyuban-aing-sunda

BOGOR – Ramadan tahun ini, tentunya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tak hanya di Indonesia, tapi juga seluruh dunia. Pandemi Covid-19 yang kini tengah melanda, menjadi pembeda itu.

Banyak hal dari kebiasaan umat manusia yang berubah dari biasanya. Salah satunya, tentang kebersamaan yang kini, mau tak mau, harus dibatasi mengingat virus ini tak terlihat dan tak mengenal siapa saja untuk dijangkiti.

Test

Kendati begitu, hal tersebut tak menyurutkan niat Paguyuban Aing Sunda, untuk tetap berbagi bersama di tengah bulan yang suci ini. Khususnya kepada kaum dhuafa dan para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang terdampak langsung dari pandemi Covid-19.

Baca juga :
21 Pejabat Baru Isi Posisi Strategis BNN RI

“Pandemi Covid-19 terasa begitu signifikan terhadap berbagai sendi kehidupan manusia. Ini menjadi masalah global yang harus disikapi bersama. Atas dasar itu, kami, Paguyuban Sunda dengan landasan Satu Rasa, Satu Asa, berinisiatif untuk berbagi sembako kepada kaum dhuafa dan takjil kepada PMKS. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” papar Ketua Umum Paguyuban Aing Sunda, Juanda, ditengah kegiatan pembagian sembako dan takjil di Jalan Raya Darul Quran, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Kamis (21/5/2020).

Baca juga :
21 Pejabat Baru Isi Posisi Strategis BNN RI

Lebih lanjut dikatakan Juanda, giat kepedulian terhadap sesama memang agenda rutin Paguyuban Aing Sunda, yang lahir atas dasar rasa persaudaraan, soliditas dan setia kawan. “Kami hadir sebagai bentuk identitas putra daerah, Bogor, yang tentunya wajib menjaga rasa persatuan dan kesatuan negara Republik Indonesia. Seiring dengan adanya pandemi ini, kami pun merasa terpanggil untuk berbuat sesuatu bagu bangsa ini,” tegasnya.

Baca juga :
21 Pejabat Baru Isi Posisi Strategis BNN RI

Sementara itu, Ketua Cabang Paguyuban Sunda wilayah Bogor Barat, Jaja menuturkan, giat berbagi ini akan terus diagendakan sebagai bentuk rasa kebersamaan dan persaudaraan yang harus dijaga dengan baik. “Pandemi Covid-19 justru harus menjadi titik balik untuk menyadarkan kita semua akan pentingnya kebersamaan, terlebih bagi umat muslim. Kami, Paguyuban Aing Sunda telah berkomitmen untuk memberikan sumbangsih bagi sesama,” tandasnya. DEEP