Satreskrim Polres Cianjur Gerebeg Gudang Miras

CIANJUR, kabar1.com – Kepolisian Resort (Polres) Cianjur menggerebek sebuah gudang penyimpanan minuman keras (miras) di Jalan Raya Bandung, Karangtengah, Selasa (31/10/2017) siang.

Berdasarkan informasi, penggerebekan gudang penyimpanan miras dengan merk ternama yang dilakukan satuan reskrim dan satuan narkoba Polres Cianjur itu berawal dari laporan masyarakat yang curiga dengan aktivitas di dalam gudang tersebut.

Wakapolres Cianjur, Kompol Santiadji Kartasasmita mengatakan, sebanyak 1500 dus miras jenis beer diamankan jajaran Polres Cianjur dari dalam sebuah gudang yang aktivitas kesehariannya sebagai gudang distributor makanan ringan. penggerebegan tersebut merupakan satu di antara upaya kepolisian dalam menekan peredaran dan penyalahgunaan miras di masyarakat.

Baca juga :  Brak! ┬áTiga RKB SDN di Subang Ini Ambruk

“Sedikitnya 1500 dus miras jenis beer kita amankan. Kami kenakan Peraturan Daerah (Perda) nomor 12 tahun 2013 tentang nol persen alkohol,” kata Adji, kepada wartawan, disela-sela penggerebekan.

Adji mengungkapkan, jajarannya akan memeriksa pegawai dan memanggil pemilik gudang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Dari pengakuan sejumlah pegawai yang telah dimintai keterangan, keberadaan miras di gudang tersebut lebih kurang tiga bulan terakhir,” ungkapnya.

Adji menambahkan, pihaknya secara berkelanjutan akan terus melakukan penertiban terhadap peredaran dan Penyalahgunaan miras di masyarakat.”Ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat. Sebab, miras menjadi satu di antara pemicu terjadi tindak pidana,” ucapnya.

Baca juga :  Polsek Cianjur Amankan Remaja Diduga Geng Motor

Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Cianjur, Jimmy Perkasa Has, mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung atas kinerja dari polres Cianjur, dalam kegiatan penggerebegan dan penyitaan miras di Kabupaten Cianjur.

“Kami sangat mendukung sekali, terlebih lagi Gudang tersebut berada sebelah kantor DPC PPP. selain itu disinyalir gudang itu tidak memiliki ijin,” ungkapnya.

Terpisah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur juga berkomitmen untuk memberantas peredaran minuman keras (miras) khususnya oplosan. Hal itu dilakukan untuk menyelamatkan generasi muda Ciajur dari pengaruh miras.

Baca juga :  Ini Dia Juara Liga Garmen Cup Laskar Dewa

Wakil Bupati (Wabup) Cianjur, Herman Suherman, mengatakan, kembali munculnya penyalahgunaan miras sampai mengakibatkan korban meninggal dunia. Apalagi, mereka yang meninggal rata-rata masih berusian muda, bahkan ada yang masih duduk di bangku SMA/SMK.

“Tentu prihatin dengan peredaran miras di Cianjur, apalagi sampai ada yang meninggal lagi beberapa hari lalu, gara-gara miras oplosan,” katanya.

Bahkan, Herman menilai Cianjur ini sudah darurat miras.

“kalau kondisinya sudah seperti ini, bisa dibilang Darurat Miras,” pungkasnya. DIE.






Pos terkait