Sambangi Parung Panjang, Kang Emil Dengarkan Curhat Warga

BOGOR, kabar1.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kecamatan Parungpanjang, yang merupakan salah satu wilayah yang menjadi area pertambangan galian C di Kabupaten Bogor.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur bertatap muka secara langsung dengan berbagai perwakilan elemen masyarakat. “Saya datang ke Parungpanjang agar mendengar langsung curhat masyarakat,” ungkap Ridwan Kamil di depan ratusan warga yang bertatap muka dengannya di halaman Gedung SMK Bina Putra Mandiri Parungpanjang, Selasa (25/9/2018).

Pria yang akrab disapa Kang Emil menjelaskan, dirinya bukan dokter yang datang langsung mengobati penyakit. Namun sebagai seorang Gubernur yang berlatar belakang insinyur, dirinya ingin mendengar masalahnya, memikirkan dan nantinya akan membuat solusinya. “Kita harus mencari solusi paling adil. Yaitu adil untuk semua pihak, adil untuk manusia dan adil untuk alam,” tegasnya.

Pantauan awak media ini,  sebagian besar perwakilan warga menyampaikan aspirasi terkait penertiban perizinan galian tambang, realisasi jalur tambang, kerusakan infrastruktur jalan dan ekosistem lingkungan hidup, serta dampak polusi udara dan korban kecelakaan lalu lintas akibat truk tambang yang sudah memakan korban ratusan jiwa warga.

Menanggapi berbagai hal tersebut, Gubernur Jawa Barat mengatakan, dirinya akan melakukan rapat koordinasi dengan semua pihak terkait dan dalam jangka waktu 7 hari ke depan, akan segera memanggil semua pemilik usaha tambang untuk bertemu dirinya guna melakukan kompromi dan mencari solusi berbagai permasalahan tersebut.

“Saya akan undang para pemilik perusahaan, tidak bisa diwakili siapapun. Gubernur tidak akan menakut-nakuti, tidak juga ingin menyalahkan salah satu pihak. Tapi ingin kompromi dan mencari solusi,” ungkapnya.

Kang Emil juga berjanji, akan melakukan registrasi ulang perizinan tambang agar semuanya tertib. Dia menambahkan, kewenangan perijinan tambang ada di Pemprov Jabar (Gubernur-red), maka akan ditambahkan pasal – pasal baru yang selama ini tidak ada agar lebih adil. “Sehingga tidak ada lagi pihak yang berlindung dibalik kalimat “kami harus makan”, namun dengan menzolimi orang lain,” tandasnya.

Selain itu, Kang Emil menegaskan akan segera membentuk tim khusus bersama Polda Jawa Barat guna mengatasi berbagai permasalahan tambang di wilayah Kecamatan Rumpin, Parungpanjang dan Cigudeg.

Dirinya juga berjanji akan memprioritaskan usulan adanya pembangunan jalur khusus tambang. Namun Gubernur Jabar juga mengingatkan,, semua pihak untuk sabar, karena masalahnya program pembangunan infrastruktur semacam ini, seringkali terkendala masalah pembebasan lahan, yang tidak gampang dan tidak murah.

“Pada prinsipnya, saya ingin mengajak para pemilik usaha tambang untuk memberikan kontribusi juga ikut bertanggung jawab dalam memberikan solusi atas berbagai masalah yang ada di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait