Rupiah Kian ‘Terdegradasi’ Dollar?

JAKARTA, kabar1.com – Rupiah masih terus mengalami tekanan terhadap nilai mata uang dolar Amerika Serikat (AS).

Tepat pada pukul 09.07 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 10 poin atau 0,7% ke level Rp14.655 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.650 per USD-Rp14.658 per USD, dilansir Bloomberg Dollar Index hari ini.

Tak hanya Bloomberg Dollar Index, di sisi lain, Yahoofinance mencatat Rupiah berada di Rp14.650 per USD, dan berada dalam di posisi Rp14.643 per USD hingga Rp14.651 per USD.

Analis Senior CSA Research Institue Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (30/8) kemarin mengatakan nilai tukar rupiah kembali mengalami depresiasi terhadap dolar AS di tengah minimnya sentimen positif dari dalam negeri.

“Sentimen dari dalam negeri relatif datar. Belum ada yang bisa mendorong pelaku pasar untuk masuk ke aset berdenominasi rupiah,” katanya.

Kendati demikian, lanjut dia, pelemahan rupiah masih relatif terbatas karena dalam penjagaan Bank Indonesia. Selain itu, kekhawatiran pasar terhadap isu perang dagang mereda.

Menurut dia, adanya kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan Meksiko dapat menghidupkan minat pelaku pasar pada aset mata uang beresiko seperti rupiah.

Di sisi lain, lanjut dia, pergerakan imbal hasil obligasi AS yang cenderung bergerak mendatar juga diharapkan dapat dimanfaatkan investor untuk masuk ke pasar negara berkembang, seperti Indonesia.*

Pos terkait