SUMEDANG – Sebanyak 1.200 karyawan PT Kahatex yang habis masa kontraknya pada Maret 2020, dirumahkan selama 21 hari.

Kepala Bagian Umum PT. Kahatex, Luddy Sutedja mengatakan dengan adanya ribuan karyawan kontrak PT Kahatex yang dirumahkan, artinya tidak ada karyawan Kahatex yang Lockdown karena Covid-19.

“Pada intinya setiap perusahaan berbeda-beda dalam menentukan kebijakannya. Terutama pengurangan jumlah karyawan karena Virus Corona ini. Karena pada dasarnya meski ada lockdown karyawan, namun tetap produksi harus berjalan,” ucapnya, Kamis 26 Maret 2020.

Semenjak ada surat edaran dari pemerintah, maka jauh jauh hari pihaknya sudah tidak lagi menerima kedatangan buyer dari luar negeri.

Bahkan teknisi yang ada didalam perusahaan sejak pemerintah menyampaikan ada ODP corona baru 2 orang saja, pihaknya tidak mengizinkan mereka pulang
ke negaranya.

Pada intinya, pihak kahatex belum memberlakukan lockdown karyawan dan akan tetap patuh surat edaran pemerintah pusat dan bupati.

Humas Polifyn Canggih, Dadang mengaku tidak bisa langsung Lockdown semua karyawan.

“Harus bertahap, untuk sementara kita gilir saja liburnya. Pada intinya kita mengikuti anjuran bupati. Namun pelaksanaanya diterapkan secara bertahap,” kata Dadang.

Karena, memang kondisi mesin yang tidak bisa langsung diberhentikan secara mendadak. (Giw)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Pandemi Covid-19, Anggota DPD RI Ini Himbau Warga Banten Ikut Berperan Aktif

BANTEN – Anggota DPD RI Dapil Banten, M. Ali Ridho Azhari menghimbau…

Zaenul Mutaqien : Warga Kota Bogor, Mari Sambut Ramadhan Dengan Senyuman

BOGOR – Ketua DPC PPP Kota Bogor Zaenul Mutaqien (ZM) bagikan 1.000…

Masyarakat Baduy Usulkan Lahan Pertanian di Perluas

LEBAK, www.kabar1.com – Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi menerima kunjungan masyarakat baduy…

RK Titipkan Alun-alun Sumedang ke Bupati, Agar Dipelihara

SUMEDANG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Bupati Sumedang, Donny Ahmad…