Rest Area Puncak Sepi Pembeli

BOGOR, kabar1.com –  Rest area Semesta di Desa Cilember, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, sepi pembeli. Sejumlah pedagang yang mengisi lahan itu pun mengeluh. Mereka pun terpaksa bertahan karena belum ada pilihan lokasi lain untuk berjualan.

Jangankan untung mas. Modal saja tidak balik lagi, dagang di sini sepi pembeli, untuk kebutuhan sehari-hari saja sangat kerepotan. Selama tiga bulan kami mengisi kios secara gratis. sedangkan mulai bulan Maret sudah harus bayar dengan iuran Rp. 550 ribu rupiah, duit dari mana,” ujar Ciwok bukan nama asli pedagang oleh-oleh di rest area semesta.

Baca juga :  Dolar Naik, Pengrajin Tempe Desa Citeko Resah

Menanggapi hal ini, Ketua Komunitas Penggerak Pariwisata (Kompepar) M. Teguh Mulyana yang sering disebut Bowi mengatakan, banyak faktor yang mengakibatkan rest area Semesta tidak menarik perhatian wisatawan, salah satunya lokasi rest area berada di kanan jalan saat para wisatawan pulang dari Puncak menuju Jakarta, karena mereka lebih memilih rest area sebelah kiri untuk mempermudah masuknya kendaraan.

Baca juga :  Pemprov Jabar Kemas Bansos Warga Terdampak Pandemi

Selain itu. Lokasi rest area semesta berada persis dibelokan setelah turunan jalan, dan terakhir terkait pembangunan kios yang seharusnya lebih memikirkan kenyamanan bagi para pengunjung.

“Kita bisa lihat tata letak kios yang ada kurang menarik, seperti pembangunan deretan kios ditengah, padahal itu menjadi penghalang bagi kendaraan khususnya kendaran seperti Bus yang hendak masuk. Begitu juga ukuran kios terlalu kecil,” ungkapnya.

Baca juga :  Dinas Sosial Kabupaten Bogor Siap Cari Orangtua Asuh

Untuk itu, kata Bowi, perlu ada penataan ulang terhadap rest area Semesta agar ramai dikunjungi pembeli, “Ya harus di tata ulang, baik penempatan kios maupun ukuran,” tandasnya.FUZ