Ratusan Bangunan di Cigombong Bakal Dibongkar

BOGOR, kabarsatu.com – Ratusan bangunan yang berdiri tak jauh dari rel kereta jurusan Sukabumi-Bogor di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, bakal dibongkar paksa. Hal ini tak lain, lantaran rencana PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) untuk menambah jalur kereta menjadi dua jalur untuk rute Bogor –Sukabumi.

[nk_awb awb_type=”image” awb_image=”11″ awb_image_size=”full” awb_parallax=”scroll” awb_parallax_speed=”0.2″ awb_parallax_mobile=”true”]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

[/nk_awb]

Informasi soal ini sendiri diperkuat salah seorang warga bernama Riswan. Ia mengaku pasrah dengan adanya rencana PT KAI menambahan jalur kereta tersebut. “Mau bagaimana lagi, kalau memang diperlukan ya saya harus ikhlas. Bangunannya memang milik saya, tapi tanahnya milik PT KAI,” ujar Riswan.

Baca juga :  Korban Rumah Roboh di Cigudeg Sudah Direlokasi

Ia juga menuturkan, banyak bangunan yang bakal terkena bongkar, terutama untuk wilayah Desa Wates Jaya, dimana rata-rata bangunan berdiri tidak jauh dari areal jalur kereta. “Lihat saja banyak bangunan sangat berdekatan dengan rel kereta di Desa Wates Jaya,” ungkapnya

Baca juga :  PT KAI Bakal Bangun Double Track di Jalur Bogor-Sukabumi

Sementara itu, Sekertaris Camat Cigombong Fikri Ikhsani, SSTP, SH, MSi membenarkan adanya wacana penambahan jalur kereta (Double track) Bogor-Sukabumi. Namun begitu belum ada informasi lanjutan dari PT KAI ke pemerintah kecamatan terkait penambahan rel tersebut.

Saat ini, kata dia, Pemerintah Kecamatan Cigombong baru menerima surat dari PT KAI terkait untuk menertibkan bangunan-bangunan liar yang berdiri di lahan milik perusahaan kereta tersebut. “Ya paling yang baru kita terima hanya surat untuk melakukan penertiban bangli di lahan PT KAI,” ujarnya.

Baca juga :  Mau ke Bogor? Dipikir Dulu deh

Lebih lanjut dia juga mengatakan, ada beberapa desa yang memang banyak berdiri bangunan di lahan milik PT KAI seperti di Desa Wates Jaya dan Desa Ciburuy. Rata-rata bangunan dijadikan tempat tinggal warga.

“Ada ratusan bangli berdiri di dua desa, kalau rencana dua jalur dilaksanakan, pastinya akan kita bongkar,” tandasnya.FUZ