Home / Hukum Kriminal

Kamis, 19 Juli 2018 - 19:37 WIB

PTPN VI Jambi Diduga Kuat Mark Up Biaya Angkutan

JAMBI, kabar1.com – Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) VI Jambi diduga kuat telah melakukan mark up pada biaya pengangkutan CPO, Cangkang dan Inti Sawit Tahun Anggaran (TA) 2016, berakibat kerugian negara bernilai puluhan miliaran rupiah.

Adanya dugaan mark up berakibat menimbulkan kerugian negara tersebut diungkapkan sebuah sumber sebut saja namanya Johny (bukan nama sebenarnya) asal Jambi, beberapa waktu lalu di Jakarta. Ia sengaja datang ke Jakarta menyampaikan berkas diduga sebagai bukti mark up tersebut.

Baca juga :  Resahkan Masyarakat Ormas Badak Banten Ancam Geruduk Matel

Berkas tersebut antara lain adalah berupa harga satuan pengangkutan sebelum di mark up dan harga satuan setelah dimark up. Dimana kedua harga tersebut merupakan hasil rapat estimasi para direksi dan telah ditanda tangani olah salah satu direksi dan Direktur Utama PTPN VI Jambi.

Baca juga :  Bawa 115 Paket Ganja, Wanita di Papua Ditangkap BNN

“Karena diduga kuat telah terjadi mark up, berakibat negara dirugikan puluhan miliaran rupiah. Dan jika benar, maka pelaksana (kontraktor) memperoleh keuntungan berlimpah. Namun diduga kuat sebagian hasil mark up tersebut mengalir ke oknum direksi. Patut diduga kuat dalam kasus tersebut terdapat korupsi, kolusi dan gratifikasi,“ ujar Johny pada Kabar1.com di Jakarta beberapa waktu lalu.

Baca juga :  LIN Siap Kawal Kasus Dugaan Pungli PTSL di Lebak

Sejauhmana kebenarannya, Direksi PTPN VI Jambi yang hendak dikonfirmasi Senin (16/7/2018) tidak berhasil ditemui, menurut Humas PTPN VI Jambi Rahmandani Butar Butar direksi sedang ke Padang.

“Direksi sedang ke Padang,” ucap Rahmandani pada Kabar1.com singkat tanpa mau menyebutkan siapa direksi dimaksud yang kesana (Padang-red), Senin (16/7) di Kantor PTPN VI Jambi.STR/(*)

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Guru Ngaji di Pamijahan Dilaporkan ke Polisi

Hukum Kriminal

Guru Ngaji di Pamijahan Dilaporkan ke Polisi

Hukum Kriminal

Benarkah Plt Kades Tamansari Diringkus BNN?
Delegasi BNN RI Tinjau Fasilitas Keamanan Bandara Wellington

Hukum Kriminal

Delegasi BNN RI Tinjau Fasilitas Keamanan Bandara Wellington

Hukum Kriminal

Polres Bogor Otopsi Korban Pembunuhan di Parungpanjang