Proyek Pelebaran Simpang Ciseeng Siapa Punya ?

BOGOR, kabar1.com – Pelaksanaan pekerjaan proyek pelebaran simpang Ciseeng menuai berbagai pertanyaan. Pasalnya, selain terkesan lambat, proyek ini juga sangat minim sosialisasi. Bahkan, papan proyek juga sulit ditemukan di lokasi kegiatan.

“Seharusnya warga diberi kesempatan untuk melakukan pengawasan terhadap kegiatan ini. Karena semua proyek infrastruktur jelas – jelas menggunakan uang rakyat.” Ujar Ketua Gerakan Forum Mahasiswa Bogor. Abdul Jalil Zein saat diminta tanggapannya, Rabu (8/11/2017).

Baca juga :  Wow, Transmart Tantang Nyali Pemerintah Kota Bogor

Hal senada diungkapkan Hendra Nugroho ((43) seorang aktifis LSM yang melakukan monitoring berbagai proyek di wilayah utara Kabupaten Bogor. Menurut dia, kurangnya informasi dan transparansi dalam sebuah kegiatan, akan memunculkan berbagai potensi dan opini negatif dalam pelaksanaannya.
“Padahal para pengguna jalan sudah dirugikan dengan kemacetan yang terjadi. Lalu pada siapa warga bertanya?,” katanya.

Baca juga :  Sengkarut Minimarket, Bikin Perda Hanya Jadi Macan Ompong

Hendra memaparkan, sudah merupakan kewajiban bagi para pelaksana atau penyedia jasa proyek pemerintah untuk melakukan sosialisasi kepada warga masyarakat.

“Transparansi dalam melakukan kegiatan dan menggunakan anggaran rakyat, mutlak sebuah kewajiban yang harus dilakukan,” tegasnya.

Baca juga :  Semua Galian Liar di Bogor Bakal 'Dibabat'

Dengan dibukanya ruang sosialisasi, pungkas Hendra, transparansi dan pengawasan kegiatan, akan mampu menjaga kualitas pekerjaan.

“Kalau setiap proyek berjalan mulus, bagi birokrat artinya anggaran terserap dan warga juga merasa mendapatkan haknya secara mutlak.” pungkasnya. (RIE)






Pos terkait