Program PTSL Sarat Pungli, LSM Bentar Demo BPN

LEBAK, Kabar1.com – Program Nasional Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap merupakan program pemerintah yang di gadang-gadang untuk memberikan kemudahan terhadap Masyarakat yang belum memiliki Sertifikat Tanah pada Pemerintahan Joko Widodo secara Nasional.

Namun ironisnya, program tersebut kerap disalah gunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, secara aturan program PTSL diberikan secara geratis tanpa pungutan apapun, namun tidak jarang masyarakat pun kerap direpotkan oleh biaya yang di bebankan untuk mengurus pembuatan sertifikat oleh oknum petugas yang tidak bertanggung jawab dilingkungan Badan Pertanahan Negara, hingga di Pemerintahan Desa.

Baca juga :  Serang Pelajar Rumpin, Dua Pelajar Tangerang Dicokok Polisi

Menyikapi hal tersebut aksi perotes pun dilakukan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Benteng Aliansi Rakyat (Bentar) dengan menggelar aksi unjuk rasa di halaman Gedung BPN, Kamis (31/5/2018).

Baca juga :  Kapolres Bogor Dampingi Revitest OPD Covid-19

Arip, salah satu koodinator aksi menyebut bahwa pihak BPN memiliki raport merah dalam mengurus program tersebut, bahkan diduga syarat pungli.

“Program PTSL di wilayah Kecamatan Cileles misalnya, warga dimintai sejumlah uang ¬†sebesar 70 ribu per lembar dengan alasan untuk pembiayaan untuk pembelian map dan blangko, yang ditekankan kepada pihak desa oleh Oknum BPN,” katanya.

Baca juga :  Diterjang Gelombang Pasang, Puluhan Perahu Nelayan Dan Warung Di Pantai Bayah Hingga Cihara Rusak¬†

Lebih lanjut Arip menjelaskan, anggaran sosialisasi PTSL di masing-masing Desa tidak diberikan secara utuh oleh BPN krpada pihak Desa.

“Seharusnya kan untuk sosiali program PTSL ini pihak BPN memberikan anggaran sekitar 12 juta per desa, namun pada kemana nyataan nya anggaran tersebut hanya diberikan sebesar Dua Juta Per Desa,” pungkas Arip saat di temui di lokasi.TFK






Pos terkait