Pondok Pesantren Terpadu Al Farhan Gelar MPLS 2018

  • Bagikan

LEBAK, kabar1.com- Dengan dimulainya tahun ajaran baru 2018-2019 Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren (Ponpes) terpadu Al-Farhan, yang berlokasi dikecamatan Cipanas kabupaten Lebak, Banten. Menggelar upacara pembukaan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Santri) di Lapangan utama Ponpes terpadu Al-Farhan, adapun format dari acara tersebut adalah upacara Bendera yang diikuti oleh seluruh dewan guru dan ratusan para santri yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB.

Dalam sambutannya direktur eksekutif pondok pesantren terpadu Al-Farhan. Deden Z Farhan menegaskan bahwa dirinya sebagai penanggung jawab seluruh aktifitas diPonpes terpadu Al-Farhan akan mengawal lansung pelaksanaan MPLS untuk tahun pelajaran 2018-2019 ini agar tidak menyalahi peraturan Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) ujarnya, termasuk juga akan memastikan pelaksanaan MPLS ini jauh dari kekerasan, bullying, serta kegiatan yang tidak bernilai edukatif.

Baca juga :  Ikutilah! Forjim Kembali Gelar Pelatihan Video Jurnalistik Dakwah

“Selaku penanggung jawab teknis di Pondok pesantren terpadu Al-Farhan ini, saya tegaskan kepada para panitia bahwa dalam kegiatan MPLS ini saya yang akan mengawal langsung secara kontinyu, dan saya pastikan bahws kegiatan MPLS di pondok pesantren terpadu Al-Farhan jauh dari kekerasan,” Tegasnya.

Baca juga :  Brak!  Tiga RKB SDN di Subang Ini Ambruk

Deden menjelaskan, pada dasarnya program MPLS di Al-Farhan itu terfokus pada 3 Program dan Tujuan, satu Ta’arufan untuk adaptasi, penggalian potensi dan motivasi, serta pembentukan para santri yang berkarakter dan berakakhlak, untuk pesantren dan NKRI.

Sementara menurut Iim Farid Muhaemin ketua pelaksana MPLS diPonpes terpadu Al-Farhan, kecamatan Cipanas kabupaten Lebak, Banten mengakui bahwa ia selaku panitia,  telah diperingatkan oleh pimpinannya, bahwa kegiatan MPLS ini harus bisa menerapkan prinsip, riang, gembira tanpa harua hura-hura, oleh karenanya komposisi kegiatan MPLS tahun 2018, lebih banyak kepada aktivitas santri dimana sekitar 70 persen, sisanya 30 persen materi, tujuan agar para santri lebih efektif mengenal antar sesama santri, guru dan lingkungan, sehingga potensinya lebih tergali dan terbentuklah karakter santri.

Baca juga :  Jiwa Nasionalisme Siswa SDN Bantar Jati 6 Ditingkatkan

“Adapun kegiatan MPLS ini akan dilangsungkan mulai tanggal 16 Juli 2018 sampai tanggal 21 Juli 2018, dimana kegiatan MPLS ini lebih lama dari seharusnya, karena di gabung dengan kegiatan kepramukaan,” Pungkasnya. (PIK)






  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *