Polres Bogor Tetapkan Sekdis DPKPP sebagai Tersangka

Polres Bogor Tetapkan Sekdis DPKPP sebagai Tersangka 1

BOGOR – Sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, IR resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Bogor.

Tak hanya IR, Polisi juga menetapkan satu Aparat Sipil Negara (ASN) lainnya berinisial FA, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi perizinan pembangunan sebuah Rumah Sakit (RS) di wilayah Cibungbulang.

Kapolres Bogor, AKBP Roland mengatakan, IR dan FA terbukti telah melakukan tindakan korupsi terkait pembangunan villa di daerah Cisarua dan rumah sakit di Cibungbulang.

“Tersangka FA membantu IR untuk memuluskan perizinan tersebut. Jadi perizinannya masih dalam proses. Yang pasti, kita masih terus dalami kasus ini. Sampai saat ini, IR dan FA masih diperiksa intensif di Mapolres Bogor,” ungkap Kapolres Bogor kepada awak media di Mapolres Bogor, Kamis (05/03/2020).

Mengenai ancaman hukuman, Kapolres mengatakan, tersangka dikenakan UU Tipikor pasal 12a dan Pasala 12B. Terkait ancaman hukuman, Kapolres menyebut tersangka diancam 5 tahun penjara.

Menjawab wartawan tentang rencana pengacara tersangka melakukan  praperadilan, Kapolres mengatakan, “Itu proses hukum, silakan saja,” tandasnya.

Diketahui, tim Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Bogor mengamankan Sekretaris DPKPP, IR bersama sejumlah ASN lainnya karena diduga telah melakukan tindakan korupsi perizinan.

Mereka langsung dibawa ke Mapolres Bogor dan langsung dilakukan pemeriksaan intensif, setelah sebelumnya petugas melakukan pemeriksaan di kantor yang bersangkutan sejak Rabu (4/3/2020), pagi. Selain para terduga, Polisi juga mengamankan sejumlah dokumen dan uang sebesar Rp120 juta.

Dari hasil penyelidikan, IR dan FA secara intensif diperiksa. Sedangkan, 4 orang lainnya sudah diperbolehkan pulang usai diperiksa petugas.

“IR dan FA statusnya masih pemeriksaan, sedangkan 4 orang sudah diperbolehkan pulang usai dilakukan pemeriksaan intensif” kata Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Beni Cahyadi kepada awak media, di Mapolres Bogor, Rabu (04/03/2020).

Ia mengatakan, kasus ini sendiri merupakan tindak lanjut setelah tim menerima laporan. “Awalnya kami mendapat laporan dari masyarakat dan langsung mengamankannya,” jelasnya. FUZ/STR

Pos terkait