Home / Olahraga / Sepak Pojok

Jumat, 21 Juni 2019 - 10:14 WIB

Piala Dunia di Indonesia Menggantikan Qatar?

QATAR, kabar1.com – Kasus penahanan mantan Presiden UEFA, Michel Platini, karena investigasi skandal suap membuat status Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 semakin diragukan.

Selasa (18/6/2019), Michel Platini ditahan oleh Kepolisian Prancis untuk keperluan interogasi terkait andil dalam penunjukan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

Baca juga :  Menimbang-nimbang Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia

Rabu (19/6/2019) dini hari waktu setempat, legenda timnas Prancis dan Juventus itu selesai diperiksa setelah diinvestigasi seharian.

Kepada media, Platini menjelaskan bahwa dia hanya menjawab jujur apa yang ditanyakan polisi.

Lamanya waktu interogasi disebabkan Platini dimintai keterangan soal banyak hal, seperti perannya di Piala Eropa 2016, Piala Dunia 2018, Qatar, hingga Piala Dunia 2022.

Baca juga :  Begini Sosok Aktivis Sepakbola Sarman El Hakim

“Sungguh menyakitkan mengingat segala hal yang telah saya lakukan. Bagaimanapun, mereka (polisi) melakukan tugasnya dan kami hanya mencoba menjawab semua pertanyaan,” kata Platini, dikutip Kabar1.com dari ITV.

Kendati dia menegaskan tak terlibat tindakan ilegal, penahanan Platini membuat status Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 semakin genting akibat hantaman skandal korupsi.

Baca juga :  MSBI Masih Menunggu Hasil Lobi BM Perihal Dukungan Presiden RI

Kondisi ini membuat FIFA selaku otoritas tertinggi sepak bola dunia dikabarkan melakukan pertemuan rahasia guna mempertimbangkan tuan rumah pengganti jika
kasus semakin meruncing.

Sumber Talksport,skysports.com,ITV.com,Goal Italia

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Olahraga

Bupati Bogor Hadiri Gelar Budaya Bogor Wonderful Golf dan Tourism

Olahraga

Gelar Latihan SerentakĀ  4 Provinsi, PAB BoSS Galang AksiĀ Peduli Lombok

Daerah

Ribuan Pelajar dan OKP Ikuti Gebyar Sumpah Pemuda 2017 Kota Bogor

Daerah

Pemkab tak Ada Uang, Kontingen Porda Terancam Dipulangkan