Home / Uncategorized

Minggu, 26 April 2020 - 21:43 WIB

PGRI Meminta Anggaran Tunjangan Guru Tidak Dipotong

JAKARTA – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dengan tegas meminta agar dalam realokasi anggaran pemerintah di bidang pendidikan tidak memotong anggaran terkait tunjangan guru.

Bahkan, hal ini telah disampaikan dalam salah satu butir kesepakatan pada Rakornas Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang dilaksanakan secara virtual, 7 April 2020 lalu.

“Banyak pos anggaran lain yang dapat dikurangi misalnya, perjalanan dinas, rapat-rapat, organisasi penggerak, lomba-lomba, pembangunan, kegiatan seremonial lainnya, dan tidak memotong anggaran yang sudah seharusnya menjadi hak guru. Karena para guru sangat membutuhkan,” kata Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi dalam keterangan pers-nya yang diterima redaksi, Selasa (21/4/2020).

Baca juga :  Bupati Bogor Pantau Simulasi PSBB

Bagaimanapun, lanjut Unifah, para guru memiliki keluarga yang perlu dicukupi kebutuhan untuk hidup, keperluan sekolah, dan membayar cicilan. “Jadi PGRI memohon dengan sangat agar realokasi atau refocusing anggaran tidak untuk anggaran terkait pemenuhan hak para guru,” paparnya.

Baca juga :  Ini Kata Kades Ciseeng Terkait Isu Warganya Meninggal Akibat Covid-19

Sekedar diketahui, tercatat dalam Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik, beberapa pos yang mengalami pemangkasan yakni dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang sebelumnya dianggarkan Rp54 triliun, menjadi Rp53 triliun. Kemudian BOP PAUD yang sebelumnya Rp4,4 triliun menjadi Rp4 triliun.

Baca juga :  PGRI Mendukung Keputusan Pemerintah Meniadakan UN Tahun 2020

Selain itu tunjangan untuk guru juga ikut dipangkas, padahal saat ini tunjangan ini dinantikan pencairannya oleh guru. Tunjangan yang dipangkas yakni, Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk PNS Daerah dari Rp53 triliun menjadi Rp50 triliun, tambahan penghasilan (Tamsil) guru PNS, dari Rp698 miliar menjadi Rp454 miliar. */WAN

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Nasi Bungkus Berkah ala PK KNPI Ciomas

Uncategorized

Nasi Bungkus Berkah ala PK KNPI Ciomas
Pasien Positif Covid-19 Bertambah 1 Orang, Tajurhalang Masuk Zona Merah

Uncategorized

Pasien Positif Covid-19 Bertambah 1 Orang, Tajurhalang Masuk Zona Merah
Ini Kata Kades Ciseeng Terkait Isu Warganya Meninggal Akibat Covid-19

Uncategorized

Ini Kata Kades Ciseeng Terkait Isu Warganya Meninggal Akibat Covid-19
Ini Kerja Nyata Pemuda Katolik Kab Bogor Ditengah Covid-19

Uncategorized

Ini Kerja Nyata Pemuda Katolik Kab Bogor Ditengah Covid-19