Pemkab Bogor Bekukan Izin Minimarket

Home / Daerah / Pemerintahan

Minggu, 1 Oktober 2017 - 16:19 WIB

BOGOR, kabarsatu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana bakal melakukan pembatasan jumlah minimarket di 20 Kecamatan. Langkah ini dilakukan, karena keberadaan warung ritel ini dianggap sudah terlalu banyak (overload-red).

Kasat Pol PP Kabupaten Bogor, Herdi mengatakan, minimarket yang sudah berdiri hampir 1000 lebih. Sementara yang mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), belum diketahui oleh Satpol PP Kabupaten Bogor.

Baca juga :  Dewan Tunggu Pertanggungjawaban Bupati

“Kemarin mau dibuatkan Perbup untuk moratorium minimarket. Karena dari 20 Kecamatan sudah overload minimarket, diimbau tidak boleh ada perizinan yang dikeluarkan kecuali kalau yang lagi proses saat ini,” tegas Herdi.

Lebih lanjut, mantan Camat Cibinong ini juga mengatakan, keberadaan waralaba jenis minimarket saat ini memang menjadi dilema tersendiri bagi Pemkab Bogor. Sebab, tak sedikit dari para pelaku usaha franchise ini berlaku curang dengan melanggar aturan yang sudah dituangkan dalam Perda Nomor 11 tahun 2012 tentang Penataan Pasar Modern dan Tradisional.

Baca juga :  Sering 'Diberangus', Dewan Sebut Cara Pemkab Bogor Salah!

Selain soal perizinan, tak jarang pengusaha minimarket juga mengangkangi kebijakan otoritas Pemkab Bogor. Seperti pelanggaran jam operasional, letak pendirian hingga soal pendampingan terhadap UMKM sekitar yang tak jarang dibebani biaya, padahal dalam aturannya sudah dinyatakan gratis.

Baca juga :  Ada Makanan Mengandung Zat Berbahaya di Pasar Cibinong

“Saat ini Perbup masih dibahas oleh tim, setelah itu selesai kita sasar lagi mana yang melanggar dan sekaligus kita tertibkan. Serta kita akan lakukan pendataan lagi. Karena tercatat hampir 1000 lebih minimarket ada di Kabupaten Bogor,” ungkapnya.FUZ