Pemenang Lelang JLD Ditetapkan 25 April

BOGOR, kabar1.com – Pemenang lelang Proyek Jalan Lingkar Dramaga (JLD) akan ditetapkan pada tanggal 25 April 2018 mendatang. Hal itu dikatakan Kepala Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa (ULPBJ) Kabupaten Bogor, Budi CW.

Menurut Budi, penetapan pemenang tender tersebut nanti diumumkan oleh kelompok kerja (pokja) yang sudah terbentuk. “Kita tetapkan pemenang pada tanggal 20 April. Namun setelah penetapan, maka akan ada masa sanggah pada tanggal 21 hingga 25 April,” kata Budi kepada wartawan, Senin (16/4/2018).

Baca juga :

Budi menjelaskan, dalam masa sanggah tersebut, para peserta tender yang tak terima dengan keputusan tim pokja dapat mengajukan keberatan atau banding.

“Misal pokja tetapkan A sebagai pemenang, peserta lain bisa ajukan protes. Ketika pokja tak bisa memberikan keterangan yang baik, maka penetapan bisa dibatalkan. Dan sebaliknya, jika pokja bisa berikan jawaban yang baik, maka pemenang pertama tetap menjadi hasil final,” jelas Budi.

Budi mengungkapkan, pengumuman penetapan pemenang tender pada tanggal 25 April tersebut diumumkan untuk Proyek JLD Seksi II. Sebab untuk Seksi I, pemenang sudah ditetapkan dan sedang masuk masa sanggah. “Penetapan JLD Seksi I ditanggal 13 April. Dan sekarang masuk masa sanggah mulai tanggal 14 hingga18 April,” tutur Budi.

Dua proyek besar tersebut diperebutkan oleh 272 peserta yang mengikuti proses lelang yang dilakukan ULPBJ dengan rincian 137 peserta untuk JLD Seksi I dan 135 untuk JLD Seksi II. “Untuk JLD Seksi I ada 29 penawar sedangkan JLD Seksi II ada 28 penawar,” imbuh Budi.

Baca juga :

Diketahui, pembangunan Proyek JLD ini sangat dinantikan oleh masyarakat terutama yang berada di wilayah Barat Kabupaten Bogor. Kemacetan yang sudah sangat krodit menjadi hal utama pembangunan itu harus disegerakan.

Kemacetan tak hanya terjadi ketika akhir pekan tiba melainkan hampir setiap hari. Hal tersebut sangat wajar terjadi sebab berdasarkan data yang ada, saat ini jumlah kendaraan di Kabupaten Bogor mencapai 1,6 juta yang dimana 80 persennya merupakan kendaraan roda dua.

Sebelumnya, masalah kemacetan Lalu lintas masih saja menjadi bagian sehari hari yang dihadapi oleh para pengendara di jalan Raya Dramaga mulai dari Kampus IPB, Kecamatan Dramaga, hingga Simpang pertigaan jembatan Caringin menuju arah ke kota Bogor.

“Dulu gembar gembor pembangunannya katanya akan di mulai Arpil 2018 termasuk proses lelangnya juga katanya akan dimulai awal tahun 2018, tapi sampai sekarang kok tak kunjung terbukti juga sih..?”.kata Taryadi warga Dramaga, kemarin.

Menurut warga, dengan lambannya proses realisasi pembangunan jalan Lingkar Dramaga (JLD) yang belum juga kunjung dimulai sampai April 2018 ini, justru yang sehari hari dirugikan adalah masyarakat luas, terutama para pengguna Jalan Raya Dramaga yang berasal dari berbagai wilayah.

“Kasihan masyarakat yang jadi korban, ya seperti terlambat masuk kantor, sopir angkot tekor bensin, anak sekolah terlambat masuk sekolah, pengemudi jadi stres dan sebagainya. Bahkan bukan itu saja, beberapa lokasi jalan bakal Lingkar Dramaga yang akhir 2017 lalu sudah dilakukan pembukaan, kini area tersebut sudah kembali berubah ditumbuhi semak belukar.”tukasnya.FUZ

Ads MIH
Loading...
KABAR1 TERKINI
Komentar
Loading...