Pelayanan KCD Provinsi Jabar Dihentikan Sementara

Senin, 10 Agustus 2020 - 13:05 WIB

CIANJUR – Pelayanan Langsung di Kantor Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan wilayah VI Provinsi Jabar mulai Senin (10/8/2020) dihentikan sementara. Pelayanan dilakukan melalui online selama masa karantina.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah VI Provinsi Jabar, Dra H Ester Miory Diwayani mengatakan, selama masa karantina pelayanan langsung kepada para kepala sekolah sementara dilakukan secara online.

“Pemberitahuan sudah kami informasikan, tidak ada layanan tatap muka. Tapi masih diupayakan kami layani secara online,” kata dia saat dihubungi melalui telepon selular, Senin (10/8/2020).

Ester menjelaskan, kantor KCD pendidikan wilayah VI provinsi Jabar digunakan para pejabat dan pegawai sebagai tempat karantina mandiri, sehingga pelayanan langsung dikantor ditutup. Tetapi pelayanan secara online masih berjalan.

Baca juga :  Edukasi DAS Citarum Melalui Seminar Pendidikan

“Kantor digunakan sebagai tempat karantina supaya lebih aman. Karena kalau di rumah ada keluarga, khawatir terjadi penularan jika ternyata ada yang terindikasi positif,” kata dia.

Hari ini, lanjut Eater, sebanyak 36 pejabat dan pegawai bakal menjalani swab test massal. Hal itu dilakukan menyusul adanya staf yang terindikasi COVID-19, setelah hasil test antigen menunjukan hasil positif. Pengambilan sampel rencananya dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur di tempat karantina mereka di kantor KCD di Jalan Raya Bandung Kecamatan Haurwangi.

“Kami langsung lakukan test swab, supaya hasilnya akurat. Sebab kami di bagian pelayanan terhadap sekolah di Kabupaten Bandung Barat dan Cianjur. Kami juga melakukan karantina dikantor sambil menunggu hasil swab keluar,”ujarnya.

Baca juga :  Wali Kota Bogor Positif Corona

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 36 orang pejabat, staf dan clening servis Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Provinsi Jawa Barat bakal dikarantina mandiri mulai Minggu (9/8/2020). Tidak hanya dikarantina mandiri bahkan pelayanan langsung pun ditutup.

Kepala KCD Wilayah VI Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dra H Esther Miory Diwayani, mengatakan setelah mendapat kabar adanya salah seorang staf di KCD Wilayah IV positif Covid-19. Cabang Dinas melakukan kebijakan untuk Karantina Mandiri.

Ester mendapat Informasi itu dari suami Nyonya N (staf KCD) yang menghubunginya beberapa hari lalu. Dalam percakapan melalui telepon seluler itu, dijelaskan jika Nyonya N menjalani swab test lantaran menantunya yang pulang-pergi Cianjur-Jakarta terkonfirmasi positif.

Baca juga :  Disdik Rancang Mata Pelajaran Anti Tawuran

“Malam tadi kami dapat kabar lagi jika staf di seksi pelayanan ini positif COVID-19. Bahkan ke empar anggota keluaranya juga positif,” kata dia saat dihubungi melalui telepon seluler.

Hal tersebut, lanjut Ester, KCD memilih untuk melakukan karantina mandiri. Sehingga 36 orang pejabat dan staf KCD Disdik Jabar bakal menjalani karantina mandiri di kantor KCD di Jalan Raya Bandung Kecamatan Haurwangi.

“Kebetulan Kantor kami luas, ada banyak kamar dan ruangan juga. Sehingga dinilai paling aman dibandingkan di rumah. Karena kalau di rumah pasti ada keluarga, takutnya ada yang positif dan nanti terpapar. Makanya lebih baik di karantina di kantor Dinas sambil menunggu hasil swab test,”kata dia. DIE

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Pendidikan

Bima Arya Tutup Kemah Kebangsaan

Pendidikan

Guru PNS Tidak Boleh Menerima Honor Dari BOS

Pendidikan

MTS Ibnu Majah, Minim Fasilitas Tinggi Minat Siswa Baru

Daerah

Pelepasan KKN Tematik UPI Desa Cipeundeuy Penuh Kekeluargaan