Pasien Positif Covid-19 di Kab Bogor Bertambah, Satu Diantaranya Dokter

Pasien Positif Covid-19 di Kab Bogor Bertambah, Satu Diantaranya Dokter 43

BOGOR – Hingga 20 Maret 2020, pukul 19.00 WIB, Bupati Bogor, Ade Yasin mengumumkan dalam rilis resminya, jika Pasien positif Covid-19 d Kabupaten Bogor bertambah menjadi 4 orang.

Rilis ini berdasar pada data monitoring harian kewaspadaan infeksi Covid-19 Kabupaten Bogor, dimana ODP (Orang Dalam Pengawasan) berjumlah 92 Orang, PDP (Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 13 Orang. Dan, Positif Covid-19, 4 Orang. Serta Meninggal,1 Orang

Test
Baca juga :
Penyedia Jasa Infrastruktur Di Kabupaten Bogor Merugikan Wraga

Adapun keterangan pasien positif yang baru adalah sebagai berikut, laki-laki berusia berusia 36 tahun dengan pekerjaan dokter. Berdomisili di Bojonggede dengan tempat kerja di sebuah Rumah Sakit di Jakarta. Riwayat kontak pernah memeriksa kasus Positif Covid- 19.

Sedangkan yang kedua, adalah Laki- Laki berusia 30 tahun. Pekerjaan paramedis ( di salah Satu RS di Jakarta-red) dan berdomisili di Gunung Putri. Riwayat kontak hampir sama, yakni merawat kasus Positif Covid 19.

Baca juga :
Kolaborasi LAPAN Garut Dan UNPAD, Untuk Pemetaan Budaya Sunda

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke sejumlah bangunan perkantoran di kom­pleks kantor bupati Bogor.

Beberapa gedung itu, di antaranya seperti gedung Setda, gedung DPRD, Polres Bogor,Kejaksaan Negeri Cibinong,Kodim 0621/Kabupaten Bogor,Pengadilan Negeri Cibinong hingga bangunan perkantoran lainnya.

Wakil Ketua PMI Kabu­paten Bogor, Zainal Safrudin, mengatakan, penyemprotan disinfektan dilakukan untuk meminimalisasi lokasi stra­tegis dari virus corona. Penyemprotan ini bekerja sama dengan Dinas Keseha­tan (Dinkes) Kabupaten Bo­gor.

Baca juga :
Opik Ditemukan Bersimbah Darah Penuh Luka Bacokan

“Kantor bupati dan wakil bupati, rumah dinas, ruang rapat, ruang kerja, masjid, semuanya kita semprot. Kita sadar lokasi tersebut harus steril. Kita juga sudah berko­ordinasi dengan dinkes soal penyemprotan ini,” ujarnya. FUZ/STR