Pasar Murah Sebagai Antisipasi Permainan Harga Pedagang Nakal

LEBAK, Kabar1.com – Jelang Lebaran Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Lebak menggelar pasar murah yang dilakukan secara rutin dalam setiap tahunnya.

Kegiatan pasar murah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok dipasaran jelang lebaran, sekaligus untuk dapat memberikan kemudahan terhadap masyarakat untuk dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga dibawah rata rata.

Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Lebak Dedi Rahmat mengatakan, kegiatan pasar murah dilakukan bukan hanya di wilayah kota Rangkasbitung.

Baca juga :  Jokowi Ajak Moon Jae-in Blusukan ke Mall BTM

“Ini merupakan Program rutin tahunan yang kita lakukan, bukan hanya di wilayah kota saja, dua minggu menjelang lebaran, pasar murah ini sudah kita gelar di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Lebak, dan kegiatan akhir pasar murah kita pokuskan hari ini di Alun-Alun kota Rangkasbitung,” katanya saat ditemui di lokasi Kamis (7/6/2818).

Baca juga :  ASN Wajib Miliki Etos Kerja Gercep

Menurut Dedi, guna meminimalisir terjadinya kenaikan harga maka pihak pemerintah bekerja sama dengan para pelaku usaha seperti Bulog, Indomatr, Alfamart, pengusaha Perbankan, yakni BJB, Bank Banten dan BRI, serta Hiswana Migas, untuk bersama- sama menggelar pasar murah, sehingga masyarakat dapat berbelanja kebutuhan pokok dengan harga dibawah pasaran.

“Kita disini memyiapkan puluhan ton bahan pokok untuk di pasarkan di pasar murah, mulai dari Terigu, Gula Pasir, Beras, Telur, Minyak, hingga Daging, Sapi sudah disiapkan secara lengkap, selain itu Siswana Migas pun menjadi nurunkan stok LPG 3Kg dengan kapasitas mampu mencukupi kebutuhan konsumen, selain ketersediaan bahan pokok, kami juga menawarkan nyiapkan 150 paket untik dibagikan kepada masyarakat kurang mampu,” papar Dedi Rahmat.