Partisipasi Pemilih di Pilkada Serentak Tinggi

BOGOR, kabar1.com – Pesta demokrasi tingkat daerah yang digelar serentak pada Rabu 27 Juni 2018, merupakan yang pertama kali dalam sejarah Indonesia. Meski begitu, penyelenggaran ini sukses dilaksanakan dengan aman dan lancar.

Buktinya, animo warga pada Pilkada kali ini cukup tinggi. Di Jawa Barat misalnya, partisipasi pemilih meningkat. Jika pada Pilkada 2013 partisipasi masyarakat hanya  63%, namun pada 2018 jumlah meningkat signifikan menjadi 72%.

Pemilihan Wali Kota (PIlwalkot) Banjar menjadi daerah di Jabar dengan persentase tingkat partisipasi pemilihnya paling tinggi, mencapai 82 persen. Kemudian juga diikuti dengan Bogor.

Hal ini diakui Penjabat Gubernur Jabar M Iriawan, seusai video conference desk Pilkada Jabar dengan KPU kabupaten/kota se-Jabar di Gedung Sate Bandung, Rabu (27/6/2018). “Alhamdulillah seluruhnya (pilkada) berjalan lancar. Partisipasi masyarakat meningkat. Kalau direkap lebih dari 72 persen. Yang jelas antusiasnya lebih tinggi dibandingkan pilkada sebelumnya,” katanya.

Iriawan mengatakan, salah satunya keberhasilan dan peningkatan partisipasi ini dikarenakan massifnya sosialiasi. “Sosialisasi dari pemerintah daerah sangat maksimal, kemudian dari KPU, demikian dan masyarakat yang sudah sadar betul mereka bisa memilih pemimpin walaupun pilihannya beda-beda. Ini kebahagian buat kita tentunya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat juga menuturkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat terkait meningkatnya partisipasi pemilih di Pilkada Serentak Jabar 2018. “Terima kasih, ini semua juga tak lepas dari peran serta teman-teman media yang ikut serta memberitakan berita-berita positif,” kata Yayat.FUZ*