Para Kyai Dukung ZM di Pilwalkot Bogor

BOGOR, kabar1.com – Dukungan demi dukungan terus mengalir kepada bakal calon Wali Kota Bogor tahun 2018, Zaenul Mutaqin (ZM). Sejumlah kyai dan ulama di Kota Bogor yang tergabung kedalam Gerakan Masyarakat Ahlusunnah Wal Jama’ah (Gema Aswaja) mendeklarasikan dukungan pencalonan ZM di Pilwalkot Bogor dan sekaligus menyatakan lima maklumat Gema Aswaja, di Pondok Pesantren Arriyadhoh, Cimanggu Pabuaran, Kecamatan Tanah Sareal, Minggu (29/10/2017)

Salah satu ulama KH Taufik Khudori mengatakan, agar seseorang layak menjadi pemimpin adalah memiliki memiliki kriteria diantaranya, aqidah yang benar (aqidah salimah), fondasi aqidah Islam memuat di antaranya, rukun Islam, rukun Iman, ihsan dan peristiwa hari akhir. Qodho/qodhar Allah SWT, Dan Bermadzhab Ahlusunnah wal Jama’ah (ASWAJA).

“Kemudian, memiliki ilmu pengetahuan dan wawasan yang luas (ilmun wasi`un), memiliki akhlak yang mulia (akhlaqul karimah, memiliki kecakapan manajerial dan administratif dalam mengatur urusan-urusan duniawi kepemerintahan,” papar Taufik.

Baca juga :  Cegat Pelanggar PSBB, Polisi Bogor Terjunkan Gatot Kaca hingga Si Pitung

Berdasarkan kriteria-krieria tersebut di atas, dalam konteks kontestasi Pemilihan kepala daerah Kota Bogor tahun 2018, Zaenul Mutaqien (ZM) dinilai sebagai sosok santri muda visioner yang lahir dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). Dalam kiprahnya, ZM pernah memimpin Gerakan pemuda Ansor Kota Bogor, menjadi Anggota DPRD Kota Bogor sejak tahun 2009 dengan mendapatkan suara terbanyak se-Kota Bogor.

“Sekarang ini belaiu menjabat sebagai ketua DPC PPP Kota Bogor, patuh kepada kiyai dan Ulama dan memegang teguh akidah Islam, Ahlu sunnah wal jamaah serta menjunjung nilai-nilai pancasila dalam harmoni kebhinekaan. Maka kami memberikan dukungan sepenuhnya kepada Zaenul Mutaqin untuk maju di Pilwalkot Bogor,” jelasnya.

KH Taufik Khudori menambahkan, setelah memperhatikan nasihat para kiyai dan ulama bahwa harus ada gerakan perubahan untuk memimpin Kota Bogor, dan sudah saatnya dari kalangan santri yang nasionalis untuk maju memimpin kota Bogor.

Baca juga :  Pemkot Tangsel Dapat Dana Insentif Daerah Sebesar Rp 30 Miliar

“Harapan dari para ulama dan kyai, semoga Zaenul Mutaqin bersedia didukung oleh ulama maju di Pilwalkot Bogor tahun 2018 nanti,” harapnya.

Terpisah, Zaenul Mutaqin mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari para kyai dan ulama kaitan karir politik dalam menghadapi Pilkada Kota Bogor 2018. ZM juga mengutarakan bahwa tujuannya dalam Pilwalkot Bogor untuk memberikan manfaat dan kemaslahatan bagi seluruh umat dan masyarakat Kota Bogor .

“Amanat para kyai dan ulama sangat berat, tetapi insyaallah saya akan menjalankannya dengan ridho Allah SWT. Perjalanan politik saya juga akan tetap meminta bimbingan dari para kyai dan ulama,” ucapnya.

Baca juga :  BMKG : Waspada Musim Pancaroba

Kelima Maklumat Gema Aswaja yang dibacakan para kyai dan ulama tersebut antara lain.

Pertama : Gerakan perubahan untuk Kota Bogor, saatnya dari kaum santri tampil memimpin perjuangan membangun Kota Bogor yang Aman, Nyaman, dan Beriman.
Kedua    : Mendukung saudara Zaenul Mutaqin untuk menjadi Walikota Bogor 2018-2023.
Ketiga    : Menyerukan kepada warga Ahlussunah Wal jamaah khususnya dan masyarakat Kota Bogor untuk Mengawal dan memenangkan Zaenul Mutaqin menjadi Walikota Bogor.
Keempat: Tetap teguh dan menjaga harmoni Kota Bogor dalam bingkai Negara kesatuan Republik Indonesia, Pancasila dan UUD’ 1945.
Kelima   : Laksankanlah maklumat sebagaimana tersebut di atas dengan penuh keyakinan, Usahakan Perjuangan dengan sungguh-sungguh agar sampai pada tujuan yang di Cita-Citakan menuju masyarakat Adil dan Makmur yang di Ridhai Allah SWT.  (JAMS)