Paguyuban LMDH Banten Dukung Program Perhutanan Sosial

  • Bagikan

SERANG, kabar1.com- Sekertaris jendral paguyuban (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) LMDH Banten,Yan Graha di dampingi Ketua Bidang Ekonomi Dan Pemberdayaan Masyarakat, Lindawarni mendukung program pemerintah pusat terkait Pengakuan dan Perlindungan Kemitraan Kehutanan (Kulin KK) bagi Lembaga Masyarakat Desa Hutan di Banten Senin (23/7/2018) disekertariatnya didesa Bulakan, kecamatan Gunung Kencana, kabupaten Lebak, Banten.

“Ini langkah positif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat yang selama ini bergantung hidupnya pada hutan dan tinggal disekitar hutan. Pengakuan dari pemerintah pusat dengan berpayung hukum Permen LHK No.83 Tahun 2016 ini” ujar Yan Nugraha.

Ditambahkannya, bahwa proses implementasi PHBM yang dilakukan LMDH dengan perhutani sejak tahun 2002 merupakan sistem yang dilakukan pengelolaan pada hutan wilayah kerja perhutani baik di hutan produksi maupun hutan lindung dimana terdapat hutan pangkuan desa sebanyak 204 desa hutan. “Kita sudah menjalin kemitraaan antara perhutani dengan LMDH melalui perjanjian kerjasama PHBM dengan pola bagi hasil, dengan ada nya pemen LHK no 83 tahun 2016 perjanjian kerjasama kami di perkuat oleh pemerintah melalui KULIN KK ini. “Katanya.

Baca juga :  Rayakan Malam Kemenangan, Pejabat Sementara Bupati Lebak Takbir Keliling

Lebih lanjut Iyan mengatakan, saat ini proses jemput bola (Coaching Clinic) Kulin KK ini akan berdampak positif pada terwujudnya kecukupan pangan, dan membuka peluang lapangan pekerjaan serta mempermudah LMDH dalam mendapatkan bantuan permodalan sehingga dampak bagi masyarakat yang tinggal disekitar hutan akan semakin sejahtera mengingat kegiatan Pengelolaan sumberdaya Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) akan semakin di kuat dengan hadirnya pemerintah pusat dan daerah seperti adanya bantuan pinjaman modal, alat tekhnologi pertanian dan juga benih, bibit maupun pupuk, sehingga otomatis meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar desa hutan.

Baca juga :  Gubernur Banten Komitmen Dukung Iti-Ade

Sejauh ini, kegiatan PHBM telah dilakukan oleh 204 Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) diseluruh provinsi banten. PHBM terbukti mampu memberi kontribusi besar bagi peningkatan produksi pertanian melalui pemanfaatan lahan di bawah tegakan hutan.

Dalam tiga tahun terakhir ini lanjut Iyan, kegiatan PHBM fokus kepada kegiatan pertanian seperti padi, jagung, cabe, sayuran, dan lainnya.

Baca juga :  Bupati Bogor Akui Produk Ekraf  Kabupaten Bogor Berkualitas dan Berkelas

Di tempat yang sama ditambahkan Lindawarni ketua bidang usaha dan pemberdayaan Masyarakat Paguyuban LMDH Provinsi Banten, bahwa program Kulin KK ini juga harus tepat sasaran , pasalnya, kultur budaya dan letak geografis provinsi banten ini tidak dapat disamaratakan dengan sumatera maupun provinsi lainnya.

“Kita ini memiliki kekayaan sumber daya alam hutan yang luar biasa, harus di kelola secara baik, hutannya lestari masyarakatnya harus sejahtera, Kami berharap pemprov banten melalui dinas LHK berperan aktif dalam meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar desa hutan. “Ujarnya. PIK






  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *