Pagar Nusa Harus Dilestarikan Warga NU

  • Bagikan
Img 20210620 140628

SUMEDANG – Pagar Nusa adalah Badan Otonom Nahdlatul Ulama yang berfungsi membantu melaksanakan kebijakan Nahdlatul Ulama pada seni pengembangan bela diri.

Organisasi ini sebagian awak dari NU atau biasa di sebut BANOM (badan otonom) dari Nahdlatul Ulama.

Sehingga dengan status resmi kelembagaan inilah yang menjadikan Pagar Nusa wajib dilestarikan dan dikembangkan oleh seluruh warga Nahdlatul Ulama dengan tidak mengecualikan pencak silat atau beladiri lainnya.

Hal ini disampaikan oleh Herman Habibullah saat menghadiri acara “MAPAG” (Masa Penerimaan Anggota Baru) PC. Pagar Nusa Kabupaten Sumedang di Paguron Pangkalan Pasirnunjang, Kec. Cimanggung, Kab. Sumedang, Sabtu (19/6/2021).

“Saya titip kalian harus punya tekad dan pendirian, suapaya Pagar Nusa senantiasa teguh dan istiqomah dalam mengawal dan menjaga kelestarian ASWAJA,” katanya.

Dikatakan, menjadi pendekar Pencak Silat Pagar Nusa bukan untuk kesombongan atau gagah-gagahan.

“Tapi, sebagai benteng untuk diri sendiri dan orang lain serta amar ma’ruf nahi mungkar, Menjaga bangsa dan negara,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut tampak pula Hadir pula Dadi Sopandi Sekretaris DPC PKB Sumedang, Ketua MWC NU Jatinangor Ust Uje dan sesepuh Padepokan Pondok Pangkalan bapak H. Ahyani.

Kang Herman yang juga menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya menjaga kesehatan dan kekebalan tubuh mengingat Bangsa Indonesia khususnya di Kab. Sumedang sedang mengalami pandemi Covid 19 yang tingkat penyebarannya semakin meningkat.

“Seraya mengajak kepada seluruh peserta MAPAG dan masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan mulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan,” ujar Herman
***

  • Bagikan