Mulai Senin, Siswa PAUD Hingga SMP di Bogor Diliburkan

Img 20200314 232755
Img 20200314 232755

BOGOR – Dinas Pendidikan Kota Bogor mengambil langkah cepat guna mencegah penyebaran virus Covid-19 dikalangan pelajar. Hal itu dapat dilihat dari keputusan diliburkannya sekolah di Kota Bogor mulai tanggal 16 hingga 28 Maret 2020.

Keputusan tersebut diperoleh dari hasil rapat terakhir Disdik dan Dinkes serta arahan dari Walikota Bogor Bima Arya, Sabtu (14/3/2020).

Test

“Semua PAUD, SD, dan SMP serta Pendidikan nonformal se-Kota Bogor diliburkan mulai tanggal 16 sampai 28 Maret 2020,” kata Kadisdik Kota Bogor Fahrudin dalam siaran persnya.

Baca juga :
Lolos Verifikasi, Tahun Ini Satu Ponpes Di Lebak Dua Kali Menerima Bansos

Kebijakan yang diambil Kota Bogor itu, menyusul kebijakan yang sudah dilakukan sebelumnya di Jakarta dan Solo untuk meliburkan sekolah dua pekan kedepan akibat wabah Covid-19.

Sementara itu, untuk tingkat SMA, pihak Disdik Kota Bogor masih menunggu instruksi dari Dinas Pendidikan Provisi Jawa Barat. “Untuk SMA kami masih nunggu petunjuk. Untuk kegiatan di luar sekolah dihentikan semua sementara. Seperti study tour, renang, olahraga di luar sekolah, juga semua yang dilakukan siswa di luar sekolah. Jadi tidak ada kegiatan KBM yang dilakukan di luar sekolah sementara ini,” tandasnya

Baca juga :
28 Bendahara SD Bogor Timur Ikuti Bimtek BOS APBN

Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin, terus bergerak melakukan pencegahan terhadap penyebaran Corona di Kabupaten Bogor. Mulai dari memastikan warganya yang pulang dari Wuhan, sidak RSUD Cibinong untuk kesiapan penerimaan pasien akibat corona.

Dan hari ini Ade Yasin pun mengunjungi stasiun Cibinong melakukan lakukan sosialisasi lanjut kepada para penumpang KRL untuk waspada corona. Ade juga membagikan masker dan hand sanitizer kepada penumpang. “Bersama unsur Muspida, kita sosialisasi kewaspadaan penumpang terhadap virus corona,” ucap Ade Yasin. FUZ/STR

Baca juga :
Kementan Pastikan Persediaan Beras Nasional Surplus