Mulai Agustus Pabrik Masih Bandel, Deputi IV Kemenko Kemaritiman : Pasti Kita Tindak, Orang Pikir Kita Main-Main Selama Ini

  • Whatsapp

KATAPANG, kabar1.com – Kemenko Kemaritiman Deputi IV Bidang Koordinasi SDM, Iptek dan Budaya, Safri Burhanuddin tegaskan bagi industri yang belum memperbaiki dan mengoperasikan IPAL secara maksimal akan mulai dilakukan penindakan hukum.

“Pak menko janji kan 3 bulan, dari bulan mei lalu sampai agustus ini sudah ada, nanti kita akan dengar laporan dari para satgas, mereka kan selama ini yang memantau mana perusahaan yang serius dan mana perusahaan yang tidak,” ujar Deputi IV usai menghadiri Gebyar 3R KKN Tematik di Desa Cilampeni, Katapang, Kabupaten Bandung, (Selasa, 31/7).

Bacaan Lainnya

Dikatakan Deputi IV Bidang Koordinasi SDM, Iptek, dan Budaya, penindakan hukum akan dijalankan sesuai prosedur pelaporan melalui instansi terkait, “mekanisme pelaporan standar, laporan dari satgas bisa diteruskan ke DLH danĀ  kepolisian, kita awasi semuanya. Selama ini kan kita sudah beri kesempatan,” ungkapnya.

“Mulai bulan Agustus kedepannya diharapkan mereka sudah lebih tunduk aturan, ini terbukti dan bisa kita lihat perusahaan yang sudah dicor saluran pembuangannya, 16 perusahaan sudah mulai lebih bagus dan normal, artinya sudah ada perubahan, ada dampak (tutup saluran) yang kita buat perusahaan sudah mulai sadar, memang belum semuanya, makanya kita lihat mana yang belum sadar,” tuturnya.

“Yang belum sadar pasti akan ditindak, kalo tidak ditindak orang pikir kita main-main selama ini,” tegasnya.

Deputi IV Menko Maritim mengakui sampai saat ini belum memiliki data perusahaan yang masih belum sadar perbaiki pengolahan limbahnya, karena pihaknya menunggu hasil laporan dari satgas sektor, dirinya juga akan memastikan kesiapan dan keterlibatan Kepolisian dan Kejaksaan sebagai instansi penegakan hukum, “ya, mereka kan sebagai penegak hukumnya, kami akan memonitor saja,” pungkas Safri Burhanuddin. CUY

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia