Merasa Di Rugikan, Pemilik IUP Tambang Akan Lapor Polisi

Home / Hukum Kriminal

Kamis, 12 Juli 2018 - 13:25 WIB

LEBAK,kabar1.com- Akses belum ditutupnya tambang pasir kwarsa yang terindikasi bodong perijinanya di Desa Nameng Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak, akhirnya membuat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Lebak Dartim angkat bicara. 

Menurutnya, meski administrasi perijinan tambang bukan menjadi kewenangan pihaknya, akan tetapi, dirinya mengharapkan agar pemilik Ijin Usaha Pertambangan (IUP) Dadang Suhendar, untuk segera melapor ke pihak berwenang atas penggunaan IUP tanpa seijin pemilik yang sah.

Baca juga :  Jaringan Pemalsu SIM Tinggal di Perum TNI AD

“Kalau IUP itu benar miliknya, saya minta pak Dadang Suhendar segera melaporkan hal ini ke parat berwenang,” tegasnya, pada kabar1, Rabu (11/7) via pesan whatshapp.

Dartim juga tidak menampik bahwa IUP yang diperlihatkan padanya oleh Gunawan selaku pengusaha tambang Selasa lalu, itu atas nama Dadang Suhendar.

Baca juga :  Beli Elang dari Facebook, Pria Ini Diciduk Polisi

Namun demikian, Dartim menyangkal jika berkas IUP tersebut adalah poto kopi. ” Itu berkas asli bukan Poto kopian,” tandas Dartim.

Menanggapi hal tersebut  Dadang selaku pemilik IUP berencana akan segera melaporkan ke pihak kepolisian atas penggunaan IUP miliknya oleh Gunawan oknum pengusaha tambang pasir di Nameng. “Saya akan segera laporkan persoalan ini ke pihak kepolisian, ini sudah berkaitan dengan tindak pidana, secepatnya saya akan segera bawa persoalan ini ke ranah Hukum,” Tegasnya. YAN/AIS/WNK