Menimbang-nimbang Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia

Jumat, 21 Juni 2019 - 10:04 WIB

QATAR, kabar1.com – Ketua Umum Masyarakat Hukum Untuk Revolusi Industri/Industrial Revolution Law Society – INRELS ,Harry Samputra Agus,SH menyatakan Indonesia berpeluang menjadi tuan rumah gelaran Piala Dunia Sepak Bola 2022 menggantikan Qatar.

“Ada beberapa faktor yang membuat Indonesia dapat mewujudkan hal itu,” kata Samputra, di Jakarta, Rabu.

Samputra mengungkapkan FIFA telah memutuskan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, namun perkembangan situasi politik yang tidak mendukung dan dugaan keterlibatan Qatar terkait kasus suap beberapa petinggi FIFA muncul, sehingga kemungkinan lembaga tertinggi sepak bola dunia itu akan merevisi penunjukan Qatar.

Baca juga :  PROFESIONALITAS, Panglima Sepakbola Indonesia

Samputra menuturkan kedua faktor itu menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk mengajukan proposal sebagai tuan rumah pengganti Piala Dunia 2022.

Tokoh kepemudaan itu menilai Indonesia berpeluang menjadi tuan rumah pengganti karena Piala Dunia 2022 merupakan jatah negara di Asia sebagai tuan rumah.

Indonesia juga dianggap memiliki keuntungan beriklim tropis tidak ekstrem yang berbeda dengan negara di Asia lainnya, seperti Jepang, Korea Selatan atau negara Arab maupun Australia.

Faktor lainnya, menurut Samputra, sepak bola merupakan cabang olahraga populer di Indonesia, sedangkan di negara lain terdapat cabang olahraga lebih populer sehingga berpotensi mengganggu ritme olahraga secara keseluruhan.

Baca juga :  Pemkab tak Ada Uang, Kontingen Porda Terancam Dipulangkan

Samputra juga memandang Indonesia sebagai negara dengan jumlah muslim terbanyak di dunia akan memberikan keuntungan secara politis menggantikan Qatar dengan menyampaikan pesan perdamaian dunia Islam melalui sepak bola.

Secara infrastruktur Samputra menyatakan Indonesia memiliki 12 stadion tersebar dari Sumatera hingga Papua yang memenuhi standar internasional berdasarkan penilaian FIFA.

“Jadi hal tersebut sudah mencukupi syarat untuk pelaksanaan Piala Dunia,” ujar Samputra.

Samputra mengakui AFF dahulu mengajukan Indonesia dan Thailand sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034 pada pertemuan di Bali pada beberapa waktu lalu.

Baca juga :  Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Bupati Bogor Revitalisasi Exit Tol Sentul

Namun Samputra menyebutkan beberapa kalangan meragukan keseriusan AFF mengajukan Indonesia dan Thailand menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.

Samputra berharap Presiden Joko Widodo menyampaikan penegasan Indonesia siap menjadi tuan rumah dan mengajukan sendiri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 tanpa ketergantungan kepada AFF.

Sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, diungkapkan Samputra, Indonesia mendapatkan keuntungan dari segi pariwisata dan pembangunan infrastruktur mulai dari alat transportasi dan akomodasi lainnya.

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Olahraga

Pendekatan Baru Untuk Indonesia Menjadi Tuan Rumah Piala DUNIA 2022

Olahraga

Bidang Kesehatan Porda XIII Jabar Gelar Apel Persiapan
Cabor Menembak Kabupaten Bogor Siap Pertahankan Juara

Olahraga

Cabor Menembak Kabupaten Bogor Siap Pertahankan Juara

Olahraga

Kondisi Atlit Muaythai, Novianti : Koni Maupun Pemkab Subang Tidak Ada Niat Baik