Ads Ied Fitr

Mendapat Broadcast Lipss Buka, Walikota Sidak Didampingi Dandim

0 20

BOGOR, kabar1.com – Mendapat pesan berantai (broadcast) soal bukanya kembali LIPSS CLUB & KARAOKE yang berlokasi di Jl. Sukasari I, Bogor Timur Kota Bogor, Selasa (30/01/2018) malam lalu, sontak membuat Walikota Bogor Bima Arya geram dan langsung melakukan Sidak ke lokasi Tempat Hiburan Malam (THM) tersebut didampingi Dandim 0606 Kota Bogor Letkol Arm. Doddy Suhardiman.

“Pertama ada laporan dari warga, ada yang mengirim broadcast ke saya ada acara di Lipss , saya koordinasi dengan Kapolres, dengan Pak Dandim, dan kita sepakat untuk meminta Lipss tidak beroperasi,” kata Bima kepada media.

Walikota mengatakan, bahwa Lipss belum mengantungi Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). Bahkan menurut pilitikus Partai Amanat Nasional ini, SIUP-MB Lipss sudah tidak berlaku atau kedaluarsa.

“Kedua, memang izinnya belum ada. Tadi saya juga sudah berbicara dengan pemiliknya. Tadi saya cek izin untuk jual minumannya juga sudah tidak berlaku dan TDUP-nya juga belum ada. Saya juga minta stop beroperasi, kita juga akan panggil untuk proses penutupan,” tandas Bima.

Terpisah, pengelola sekaligus pemilik LIPSS CLUB & KARAOKE, Edi Susanto membantah bahwa Lipss buka beroperasi. Namun begitu, diakui Edi jika awalnya memang berencana buka. Sebelumnya ia sempat meminta ijin Kasatpol PP, Herry Karnadi, namun Kasat meminta Lipss untuk tidak buka dulu.

“Saya sempat meminta izin melalui pesan whatsapp. Namun dijawab “jangan buka” oleh Pak Herry. Tapi jawaban itu baru masuk ke saya sekitar jam 9 (21.00 Red.). Saya langsung perintahkan anak buah saya untuk tutup,” papar Edi Susanto diujung telpon, Kamis (02/02/2018) siang.

Menurutnya, permintaan izin yang dilakukan melalui Kasatpol PP, lantaran pihak Lipss tengah mengurus TDUP dan tinggal menunggu ditandatangani.

“Saya beranikan meminta izin karena kita sedang urus TDUPnya. Tapi saya juga tidak berani buka setelah ada larangan dari Pak Kasat. Jadi, saya tidak salah dong, karena malam itu Lipss tidak jadi buka.” lanjutnya.

Sebelumnya, LIPSS CLUB & KARAOKE dihentikan operasinya pasca insiden tertembaknya kader Partai Gerindra hingga tewas saat cekcok mulut dengan anggota Polri dari Korps Brimob berinisial Briptu R, pada Sabtu (23/1) lalu, di lokasi parkir umum sekitar 50 meter dari lokasi Lipss.

Selain Lipss, Walikota bersama anghota TNI/Polri dan Satpol PP juga mendatangi diskotek X-One Club tak jauh dari lokasi Lipss. Diskotek yang sudah beroperasi sekitar 5 tahun lalu ini juga diminta berhenti beroperasi karena dianggap tidak memiliki dokumen perizinan yang lengkap.

“Ini coba lihat, izin menjual alkoholnya sudah habis. Izin operasinya tidak ada. Nanti kita akan panggil pemiliknya, kita akan berikan surat resmi untuk menutup dalam jangka tertentu, kemudian kalau masih buka juga, kita akan proses untuk disegel,” tegas Bima. (BSTN).

Komentar
Loading...