Home / Daerah / Ekonomi / Nasional / Pembangunan / Pemerintahan / Potensi Wilayah / Teknologi

Selasa, 12 November 2019 - 13:18 WIB

Mendagri : Pemda Harus Terfokus Pada Multi Sektoral

Istimewa

Istimewa

IstimewaMenteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (pemda) membuat program yang terintegrasi dengan program pemerintah pusat. Setidaknya ada lima program utama dari pemerintah pusat.

“Supaya daerah juga membuat program kerja anggaran, sebelum diketok di APBD, mereka juga memasukkan program-program pusat, seperti lima itu yang disebut Bapak Presiden, yaitu mengenai pembangunan sumber daya manusia, kesehatan, pendidikan,” kata Tito di Harris Hotel Sentul City, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Selasa (12/11).

Kemudian yang kedua pembangunan infrastruktur, ketiga penyegaran regulasi, keempat itu adalah reformasi birokrasi, dan terakhir transformasi ekonomi,” tambahnya.

Baca juga :  DPRD Setujui Rislah Lahan Sekolah

Untuk itu, kata Tito, pihaknya bakal menggelar rapat koordinasi nasional Indonesia Maju antara pemerintah pusat dan daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Babakan Madang, Bogor, Rabu (13/11) besok.

“Namanya Rakornas Indonesia Maju pemerintah pusat dan daerah. Forkopimda. Nanti yang hadir hampir 3.000, mulai dari kepala daerah tingkat I, tingkat II, gubernur, bupati, wali kota ya. Kemudian ada Ketua DPRD tingkat I, tingkat II, ada Pangdam, Dandim, Danrem, lalu Kajari, juga Kapolres. Intinya adalah arahan dari Bapak Presiden, para Menteri, sejumlah Menteri, Menko, lalu KPK, BPK, penegak hukum, Panglima TNI, Kapolri, yang tujuan utamanya adalah menyinergikan dan mensinkronisasikan visi-misi dan rencana pembangunan 5 tahun ke depan, dari pusat disesuaikan di daerah,” paparnya.

Baca juga :  Dana Desa Langsung Masuk Rekening Desa

Meski ada otonomi daerah, lanjut Tito, program yang dijalankan pemda harus sinkron dengan pemerintah pusat.

“Pemerintah daerah meskipun otonom, tapi kan juga harus menangkap. Kita kan satu negara. Ada pemerintah pusat, daerah,” tuturnya.

Baca juga :  2 Bangunan dan Galian Liar di Sentul Ditutup Paksa Satpol PP Kabupaten Bogor

Dia juga mendorong semua pemda untuk dapat berperan dimulti sektor dalam upaya peningkatan pembangunan wilayahnya. Karenanya, pemda harus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mendapat sumber pemasukan demi membangun daerahnya.

“Jangan hanya mengandalkan bertani saja, tapi juga membangun manufaktur dan sektor jasa. Jasa ekonomi kreatif seperti Gojek segala macam kan. Aplikasi kreatif ada di mana-mana. Jadi lima itu sifatnya umum, tapi terjemahkan sesuai kebutuhan daerah masing-masing. Banyak instrumen kita untuk bisa meyakinkan itu,” imbuhnya.(SATRIA)

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Pemerintahan

Pugar Terminal Laladon, Dishub Rogoh Kocek Rp4 Miliar
57 PMKS dari Panti Pijat dan Karoke Terjaring Razia Satpol PP Kabupaten Bogor

Daerah

57 PMKS dari Panti Pijat dan Karoke Terjaring Razia Satpol PP Kabupaten Bogor

Ekonomi

Penjual Aset Negara Sama Dengan Pengkhianat Bangsa

Daerah

Bangku Kosong SMPN Dijual Kemana?