Mau Mudik Gratis?, Ini Syaratnya…

BOGOR,kabar1.com – Program Mudik Gratis yang digagas Kementrian Perhubungan (Kemenhub) pada 2018 ini berlaku bagi siapa saja. Namun begitu, ada syarat yang harus dipenuhi bagi warga yang ingin ikut program ini.

Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi menerangkan persyaratan yang dibutuhkan yakni KTP dan Kartu Keluarga (KK). “Serta juga SIM dan STNK yang berlaku, jika ada,” terang Dirjen Budi.

Bagi masyarakat yang hendak mengikuti program dari Kemenhub ini bisa medaftar secara online melalui website: mudikgratis.dephub.go.id, atau dapat mendaftar langsung (offline) di kantor pusat Kemenhub Jakarta, kantor Dishub Kota Bogor, kantor Dishub Kota Depok, kantor Dishub Kabupaten Tangerang dan Dishub Kabupaten Bekasi.

Diketahui, Kemenhub menaikan kuota mudik gratis 2018 sampai dua kali lipat. Total yang disediakan untuk sepeda motor sebesar 39.446 atau naik 106% dari tahun kemarin sebesar 19.148. Sedangkan, untuk orang sebanyak 87.250, naik 86% dari tahun sebelumnya yakni 46.885.

Baca juga :  22 Oktober, Puluhan Ribu Santri dan Warga Bakal Turun ke Jalan

Diberitakan kabar1.com, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumardi, memastikan akan  menambah kuota 2.000 motor dalam program mudik gratis dengan kereta api pada Lebaran 2018.

“Angkutan motor gratis dengan KA Jalur Selatan sudah habis, oleh karenanya kita tambah 2.000 lagi,” kata Budi Karya Sumadi dalam peninjauan Pendaftaran Mudik Gratis di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta, Minggu (25/3/2018).

Sementara itu, lanjut dia, untuk kuota motor gratis KA Jalur Utara baru terisi 60 persen. Selain KA, mudik gratis juga tersedia dengan bus dimana motor diangkut dengan truk serta kapal laut.

Baca juga :  Sejumlah Wilayah Terapkan Local Lockdown

Kuota tahun ini lebih banyak dua kali lipat dari tahun lalu, yaitu jumlah kuota motor menjadi 39.000 dari 19.000 tahun lalu, sementara untuk kuota penumpang menjadi 87.000 dari 46.000 baik kereta api, bus maupun dengan kapal.

“Pemerintah mengajak masyarakat untuk mudik bareng gratis, jangan naik motor karena berbahaya,” katanya.

Untuk Angkutan Motor Gratis dengan Kereta Api, pendaftaran telah dibuka, masyarakat wajib mendaftar serta melengkapi persyaratan dan ketentuan melalui pendaftaran daring maupun pendaftaran langsung pada stasiun-stasiun yang telah ditunjuk.

Pendaftaran secara daring melalui situs mudikgratis.dephub.go.id dan dilanjutkan dengan proses verifikasi langsung peserta yang dilaksanakan pada 9 Februari 2018 sampai dengan 24 Juni 2018.

Baca juga :  Pengibaran Bendera Israel Nodai Perjuangan Indonesia

Pendaftaran angkutan motor gratis 2018 dilaksanakan di 13 stasiun, yaitu Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Bekasi, Stasiun Jatinegara, Stasiun Kemayoran, Stasiun Tangerang, Stasiun Depok Baru, Stasiun Bogor, Stasiun Serpong, Stasiun Tanjung Priok, Stasiun Cikarang, Stasiun Cimahi, Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong.

Pendaftaran langsung motor untuk arus balik, dilaksanakan di Stasiun persinggahan KA Motis di daerah-daerah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Mei sampai 24 Juni 2018.

Masa Angkutan Motor Gratis Tahun 2018 akan dilaksanakan selama 13 hari, yaitu untuk arus mudik dilaksanakan selama enam hari dimulai dari 8 sampai 13 Juni 2018, sementara untuk arus balik dilaksanakan selama tujuh hari dimulai dari tanggal 19 Juni sampai dengan 25 Juni 2018.FUZ