BOGOR – Panndemi Covid-19 terus berdampak luas. Tak hanya dari sisi kesehatan tapi juga ekonomi warga. Kondisi kian parah dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan diterapkan di beberapa Kota dan Kabupaten yang berbatasan langsung Ibukota Jakarta sebagai episentrum penyebaran virus corona.

Menyikapi hal ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan jika warganya bakal menerima tujuh bantuan sosial, selama pemberlakuan PSBB. Pemberlakuannya akan diterapkan secara resmi mulai Rabu (15/4/2020) sampai 14 hari ke depan, di lima kota penyangga DKI, yakni Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Kota Depok.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menegaskan hal itu, Minggu (12/4/2020) dalam konferensi pers melalui video di Bandung. Dikatakan RK, bantuan sosial itu akan diberikan kepada seluruh warga Jawa Barat yang terdampak virus Corona, termasuk para perantau yang tinggal di wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi, selama aturan PSBB diberlakukan.

“Perantau di lima wilayah, jangan khawatir. Anda dibantu pemerintah Jabar dan pemerintah lima wilayah. Anda disamakan haknya, selama berhak dan butuh bantuan, kami bantu,” sebut Kang Emil.

Bahkan, para Ketua RT/RW diminta segera melakukan kajian ulang, survei ulang. Sehingga tidak ada perantau yang tidak terdata, karena tidak ada kartu tanda penduduk, akibatnya tidak bisa dibantu. “Selama ekonomi susah dan perlu bantuan itu perlu dibantu, tidak boleh warga Indonesia kelaparan di tanah Jawa Barat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur Jawa Barat menjelaskan tujuh bantuan social tersebut. Masing-masing, Progam Keluarga Harapan (PKH), yang rutin diberikan tiap bulan. Bantuan kartu sembako yang diberikan kepada warga miskin setiap bulan. Bantuan program kartu prakerja bagi mereka yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) di tengah pandemi Virus Corona. Bantuan sosial sebesar Rp600 ribu selama tiga bulan. Bantuan melalui Dana Desa, sekitar 20-30 persen, yang akan digunakan untuk penanganan wabah Corona. Bantuan dana sosial dari Pemprov Jabar sebesar Rp500 ribu, dan bantuan dana sosial dari pemerintah daerah setempat.

“Bantuan itu datangnya bervariasi waktunya, bantuan provinsi hari Rabu-Kamis (15-16/4/2020) pada saat PSBB, sembako dan logistik tunai sudah bisa dilakukan. Menyusul bantuan dari pemerintah pusat juga akan didistribusikan,” jelas mantan Walikota Bandung itu. WAN/STR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Et Ante Donec Rutrum Integer Amet Ligula Vel Imperdiet Eu Viverra Eget

Structured gripped tape invisible moulded cups for sauppor firm hold strong powermesh…

Pemenang Lelang JLD Ditetapkan 25 April

BOGOR, www.kabar1.com – Pemenang lelang Proyek Jalan Lingkar Dramaga (JLD) akan ditetapkan…

Langgar PSBB di Bogor, Siap-siap di Penjara

BOGOR – Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bogor, rupanya…

Kadinsos Pandeglang : Ulah Macem-Macem dengan Hak Orang Miskin, Bisi Kawalat!

BANTEN – Dampak pandemi Covid-19 terus menjalar ke seluruh sektor penghidupan warga,…