Home / Pemerintahan / Peristiwa

Kamis, 26 Juli 2018 - 23:25 WIB

Masyarakat dan Mahasiswi Geruduk BBWS Citanduy 

KOTA BANJAR, Kabar1.com – Perserikatan Mahasiswa Lakbok Jaya ( PERSMALAYA) bersama pemuda Lakbok, Kabupaten Ciamis, Kamis Sore, (26/7 /2018) geruduk kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy di Kota Banjar, ratusan warga dan mahasiswa tuntut perbaikan jalan dan irigasi di wilayah Lakbok, Kabupaten Ciamis.

 

Dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian Polres Banjar dan Polsek Lakbok, ratusan warga dan mahasiswa langsung masuk ke halaman kantor BBWS Citanduy, mereka melakukan unjuk rasa dan orasi menyampaikan beberapa tuntutan, seperti perbaikan jalan sepanjang Irigasi yang statusnya masih jalan BBWS Citanduy, serta perbaikan tanggul Irigasi yang jebol agar para petani di wilayah Lakbok bisa maksimal menggarap sawahnya.

Baca juga :  Brak!  Tiga RKB SDN di Subang Ini Ambruk

 

Markum koordinator lapangan menuturkan, Lakbok sebagai lumbung padi di Jawa Barat dan penyokong ekonomi di Jawa Barat dalam bidang ekonomi, namun sayang dianak tirikan oleh pemerintah termasuk dalam pembangunan, seperti jalan menuju Lakbok, Menganti, hingga perbatasan Jabar dan Jateng sampai saat ini belum juga ada perbaikan, bahkan hingga rusak parah. Tak hanya itu warga meminta kepada BBWS Citanduy untuk memperbaiki saluran Irigasi yang rusak agar petani di wilayah Ciamis Timur bisa menghasilkan padi secara maksimal.

Baca juga :  Kompi Kavaleri Berhasil Usir Mundur Gerakan Pengacau Keamanan

 

“Jika tuntutan kami dan warga tidak segera ditangani, kami dan warga lainnya akan menolak membayar PBB dan pajak yang lainnya, karena tidak seimbang dengan ketaatan warga Lakbok membayar pajak.” Terang Markum kepada awak media usai aksi di halaman BBWS Citanduy Kota Banjar.

 

Sementara menurut H. Wahyu perwakilan dari BBWS Citanduy menuturkan, Kondisi yang ada di wilayah Lakbok terkait jalan inspeksi sudah masuk dalam daftar anggaran dari dana luar negeri dan bisa terealisasikan mungkin di tahun depan, lantaran hal ini merupakan kewenangan pusat.

Baca juga :  Pugar Terminal Laladon, Dishub Rogoh Kocek Rp4 Miliar

 

“Jadi warga Lakbok harus bersabar. Karena ini akan ditangani oleh pusat.” Ucap H. Wahyu.

 

Lanjutnya, untuk Lakbok Utara (Banjar-Manganti), sampai saat ini belum ada alokasi anggaran. Namun untuk Lakbok Selatan (Manganti-Cilacap-Pangandaran) tahun ini ada anggaran dan akan segera dilaksanakan dalam tahun ini.

 

Sedangkan terkait dengan kewenangan jalan inspeksi di wilayah Kecamatan Lakbok, Wahyu mengatakan harus dikoordinasikan terlebih dahulu dengan dinas terkait.

 

Usai mendengarkan keterangan dari pihak Kantor BBWSC, massa membubarkan langsung membubarkan diri dengan tertib. DGM

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Peristiwa

Konsumsi PCC, Pelajar di Cianjur Dirawat Intensif

Daerah

Linmas dan PolPP Turut Atur Jam Operasional Truk Tambang

Hukum Kriminal

Ada Makanan Mengandung Zat Berbahaya di Pasar Cibinong

Daerah

Cuma 3,3 Kilo, Pelebaran Jalan Puncak Habiskan Rp22 Miliar