Home / Pendidikan / Peristiwa

Kamis, 2 Agustus 2018 - 12:51 WIB

Marak Tawuran Pelajar, Pengelolaan SMA/SMK Perlu Dievaluasi

BOGOR, kabar1.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, meminta proses belajar mengajar dievaluasi kembali, termasuk kewenangan  pengelolaan sekolah tingkat Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuran (SMA/SMK) oleh Pemerintah Provinsi.

 

“Saya prihatin atas peristiwa tawuran pelajar yang kembali menelan korban jiwa, beberapa waktu lalu,” ujar Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Bogor,  Ade Sarip Hidayat, di Balaikota, kemarin.

 

Dia yang juga sebagai orangtua mengaku, sangat prihatin atas kejadian tersebut. Terlebih sampai menimbulkan korban jiwa. Kejadian ini harus jadi perhatian semua, baik itu orang tua, aparat, pihak sekolah maupun warga sekitar. Meskipun kejadiannya di luar jam pelajaran, namun siswa dimaksud menggunakan seragam sekolah yang konteksnya sebagai pelajar.

Baca juga :  Dari Pandeglang Kembali Ke Pandeglang

 

Untuk itu,  Ade berharap, tujuan dari proses belajar mengajar adalah untuk membentuk manusia agar lebih baik.  Bahkan, tidak hanya sekedar pintar tetapi juga mempunyai sikap dan perilaku yang lebih baik, bersahabat dengan sesama. Karena, kata mantan Kepala Bidang pendidikan Dasar ini, kal itu merupakan bagian dari hasil pendidikan.  “Jadi, perlu dievaluasi prosesnya,”  jelasnya.

Baca juga :  Tim Intel Korem 062/TN Mengungkap Ilegal Mining

 

Selain proses belajar mengajar yang harus dievaluasi, Ade menambahkan, kewenangan pengelolaan sekolah tingkat SMA/SMK oleh pemerintah provinsi harus menjadi perhatian. “Kemudian kaitan dengan kewenangan SMA dan SMK di bawah Provinsi hal ini juga perlu dievaluasi. Kami menilai saat ini jauh sekali sentuhan dari pemerintah Provinsi terhadap SMA dan SMK. Kejadian tawuran seperti ini selalu berulang. Hal ini tentunya harus dipertimbangkan kembali oleh pemerintah,” jelasnya.

Baca juga :  Diduga Bocor, Satpol PP Hanya Menjaring 11 PSK

 

Diketahui,  Selasa (31/7/2018) malam, seorang pelajar SMP Negeri 2 Cibungbulang, Kabupaten Bogor tewas seketika di kawasan Bubulak, Bogor Barat, Kota Bogor. Pelajar yang diketahui IG (13) meregang nyawa usai mendapatkan sejumlah luka akibat sabetan benda tajam di sekujur tubuhnya. Polisi juga mengamankan dua orang saksi dari pelajar yang diduga terlibat dalam aksi tawuran tersebut. URI

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Hukum Kriminal

Pemuda Pengangguran di Bogor, Cabuli Belasan Bocah Ingusan

Peristiwa

Puasa, Jalur Puncak Sepi, Satlantas Tak Berlakukan One Way

Peristiwa

Maksud Hati Menyetrum Ikan, Buaya Pun Didapat

Peristiwa

Arab Suadi Akan Sarikan Uranium