Mahasiswa Kumala Minta Pemkab Lebak Optimalkan Perda K3

Rabu, 18 Juli 2018 - 11:37 WIB

LEBAK, kabar1.com- Maraknya angkutan galian pasir basah yang lalu lalang di jalan Kabupaten Lebak, menimbulkan dampak yang merugikan masyarakat, diantaranya banyaknya kecelakaan pengendara motor akibat jalan basah dan licin.

Hal tersebut membuat kalangan mahasiswa kumala melakukan aksi unjuk rasa, meminta pemkab Lebak untuk mengoptimalkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 17 tahun 2006 tentang penyelenggaraan K3 ( Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan).

“Tidak, maksimalnya pemda Lebak dalam penyelenggaraan K3, menimbulkan banyak korban kecelakaan pengendara motor akibat jalanan basah, licin dan rusak yang disebabkan angkutan pasir basah marajela bebas berkeliaran tanpa adanya pengawasan,” Teriak Deri Korlap Aksi Kumala Rangkasbitung, dalam aksinya, Rabu (18/7/2018).

Baca juga :  Ini Klarifikasi Pemkot Bogor Soal Konferensi Pers Bima Arya

Mahasiswa berterima kasih kepada Pemkab Lebak karena telah membuat masyarakat harus berhati-hati di jalanan dikarenakan banyak Monster Jalanan Pengangkut Pasir Basah yang telah menghabiskan ruas jalan, sehingga takut dalam berkendara.

“Terimakasih pemerintah kami telah melihat peringatan keras tentang Perda no 17 tahun 2006 tentang K3, hingga kami sadar tidak di indahkannya oleh pengangkut pasir lantaran banyak angkutan pasir basah berkeliaran di malam hari,” Sambung Deri.

Baca juga :  3 Tangki Tepung Batu vs 1 Tangki Pertamina Akibatkan Kemacetan Hingga 5 Kilometer

“Untuk itu kami menuntut pemerintah Kabupaten Lebak, Tegakan Perda tentang penyelenggaraan Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan. Agar tidak ada lagi pengendara motor terjatuh, tergelincir akibat kelalaian pengangkut pasir basah,” Pungkasnya.

Sementara itu, menanggapi aspirasi mahasiswa Kumala, Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Lebak (Sat Pol PP) Lebak Dartim mengatakan bahwa satuannya sudah melakukan sweeping ke tempat galian pasir yang ada di Kabupaten Lebak.

Baca juga :  Konsumsi PCC, Pelajar di Cianjur Dirawat Intensif

“Pihak kami sudah menggelar operasi dibeberapa titik galian pasir dan memberikan peringatan kepada pengusaha galian untuk mentaati peraturan yang berlaku dengan tidak mengangkut pasir dalam keadaan basah dan tidak membuat stockpile di bahu-bahu jalan. Bagi pengusaha yang kedapatan melanggar kami berikan sangsi tegas,” Tandasnya. NAS

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Airin Perpanjang Masa PSBB, Ini alasannya

Pemerintahan

Airin Perpanjang Masa PSBB, Ini alasannya

Peristiwa

Si Jago Merah Lalap Pasar Cileles

Peristiwa

Enam sopir Bus Rombongan Jemaah Haji Kota Banjar di Tes Urien

Peristiwa

Panwascam Evaluasi Pilkada Serentak 2018 Kabupaten Subang