Longsor Tebingan DAS Cimangeunteung Ancam Warga Desa Talagahiang

  • Bagikan

LEBAK, kabar1.com – Ratusan pemukiman warga kampung Sukamaju desa Talagahiang, Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten resah akibat rumahnya yang berada tepat ditepi sungai Cimangeunteung terancam terbawa Longsor.

Tokoh masyarakat Desa Talagahiang, Hamami menerangkan bahwa ratusan pemukiman Warga desa Talagahiang yang berada di kampung Sukamaju RT07 RW02 kini kondisinya benar-benar terancam dan kondisi tersebut telah terjadi sejak lama.

Baca juga :  Rayakan Malam Kemenangan, Pejabat Sementara Bupati Lebak Takbir Keliling

“Bisa kita lihat. Rumah warga betul-betul beridiri tepat diatas tebingan setinggi 50 meter, sementara kondisi tebingan sendiri tidak ada turap penahan tebingan sama sekali,” ungkapnya kepada kabar1.com, Sabtu (16/6/2018).

Kondisi tersebut, papar Hamami, tentunya akan berdampak terbendungnya pengairan untuk sawah-sawah para petani Leuwiherang, Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten yang didistrubusikan dari saluran irigasi Leuwiherang.

Baca juga :  Gelaran pengajin rutin IML, turut mendoakan Allmarhum Jemi Zam Zami.

Pasokan itu sawah-sawah para petani dari empat desa se-Kecamatan Cipasa ini. Selain tidak melupakan hal utama, yaitu keselamatan pumkimnya yang notabene berada tepat di bibir sungai itu,” tuturnya.

Baca juga :  Jaga Komunikasi Dengan Awak Media, DPRD dan Pemkab "Hapus" Pasal 15 Dari Raperda

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Talagahiang, Citra berharap pihak Pemerintah Daerah untuk dapat tanggap memberikan solusi terbaik sebagai antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diharapkan.

“Saya sudah membuat laporan ke tingkat atas. Tinggal eksekusinya saja. Hanya saja, saya belum mendapat laporan kapan akan direalisasikannya,” tutup Citra.PIK






  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *