Home / Daerah

Minggu, 6 Oktober 2019 - 20:44 WIB

Lomba Karya Jurnalistik Dipersoalkan

SUMEDANG – Lomba karya jurnalistik program Sumedang Simpati, realisaainya dinilai sebagian peserta tak jelas.

Pasalnya, sesuai surat edaran dari Humas dan Protokol Setda Kab. Sumedang, bahwa kategori lomba itu hanya dibagi dua bagian.

Yakni, kategori media online dan cetak termasuk di dalamnya untuk media televisi.

Realisasinya, pada saat pengumuman pemenang di Yogyakarta, semua peserta heran dan aneh.

Karena “ujug ujug” ada pengumuman kategori lomba yang tak tercantum sesuai edaran awal.

Berkaca dari realisasi itu, sontak membuat sebagian peserta merasa heran dan kaget.

Termasuk, mempertanyakan soal adanya kategori lomba yang tak dilombakan itu.

Baca juga :  Tak Tanggung-Tanggung, PT Matahari Sentosa Seratus Persen Recycle Limbahnya

“Itu benar, tapi buat saya bukan mempersoalkan siapa pemenang dalam lomba tersebut. Semua peserta itu, teman dan kawan di lapangan. Namun, dengan adanya kategori lomba yang tak sesuai komitmen awal dari panitia, itu membuat saya heran saja,” kata salah seorang peserta, Asnur.

Ia berharap agar panitia pelaksana profesional serta konsisten termasuk adil dalam menentukan kategori lomba.

“Jika ke depan masih seperti ini, dipastikan capaian upaya kehumasan menjadi lebih profesional pun akan sulit terwujud,” ujarnya.

Ketika dihubungi wartawan, Ketua Pokja Setda Pemkab Sumedang Ade Hadeli melalui Sekjen, Azis Abdullah mengaku kurang memahami masalah lomba atau pun kegiatan program kehumasan tersebut.

Baca juga :  HUT ke-74 TNI, Dandim Sumedang Ziarah ke Taman Makam Pahlawan

“Jujur saja, saya sebelumnya tak pernah mengikuti pertemuan membahas soal itu. Silahkan saja hubungi humas serta panitia lomba. Saya dan ketua pokja tak ikut ke Yogyakarta, karena ada acara keluarga,” ujar Azis Abdullah.

Mengutip pernyataan ketua pokja, Ade Hadeli, Azis mengatakan jika ketua pun mengaku heran soal adanya kategori lomba dan pesertanya bersifat dadakan itu.

Bahkan, kata Azis, ketua pun bingung soal usulan kriteria peserta baru yang semula disepakati hanya bagi anggota pokja saja.

Baca juga :  Jumat Berkah, Persit KCK Cab XXI Kodim 0610/Sumedang Bantu Lansia

“Semoga ada solusi terbaik agar persoalan ini tak meluas dan bisa tersesaikan,” kata Azis.

Sementara, panitia pelaksana lomba, Tatang Sobana belum membalas pesan singkat melalui WhatsApp ketika dikonfirmasi wartawan terkait masalah itu.

Namun, dalam sambutan sebelumnya, Tatang Sobana mengaku telah mengawal kegiatan itu sesuai dengan apa yang diintruksikan.

Pada kesempatan malam itu pun dia menyebutkan ada empat kritera yang masuk, yang dinilai.

“Mudah-mudahan apa yang kami sampaikan menjadi sebuah amanah,” ujarnya saat memberikan sambutan. (Ape)***

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Share :

BERITA TERKAIT

Ini Klarifikasi Pemkot Bogor Soal Konferensi Pers Bima Arya

Peristiwa

Ini Klarifikasi Pemkot Bogor Soal Konferensi Pers Bima Arya

Daerah

Astagfirullah, Banyak Pakaian Dalam di Kawasan Gunung Dago

Daerah

Ada Pungli, BPN: Desa Pasir Kacapi Tidak Masuk Program PTSL!

Daerah

Rico KNPI Anggap Walikota Bogor Pahlawan Kesiangan